KPK Ringkus Kanwil DJP Jakut dalam OTT Dugaan Suap Pajak, 8 Orang Ditahan!

AKURAT BANTEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawali tahun 2026 dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar lingkungan Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Kementerian Keuangan. Dalam operasi tersebut, tim antirasuah mengamankan delapan orang yang diduga terlibat praktik suap terkait pengurangan nilai pajak.
OTT ini dilakukan di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara. Sejumlah pegawai pajak serta pihak dari wajib pajak (WP) diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Operasi tersebut menjadi OTT pertama KPK sepanjang tahun 2026 dan langsung menarik perhatian publik karena menyentuh sektor strategis penerimaan negara.
Baca Juga: Profil Pandji Pragiwaksono Disorot Usai Dilaporkan Polisi, Komika Senior Tuai Kontroversi
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan dugaan suap dalam proses pengurangan kewajiban pajak yang seharusnya dibayarkan oleh wajib pajak kepada negara.
“Sampai saat ini, tim telah mengamankan delapan orang. Beberapa di antaranya merupakan pegawai pajak, sementara lainnya berasal dari pihak wajib pajak,” ujar Fitroh Rohcahyanto.
Baca Juga: Gaji PNS Januari 2026 Mulai Masuk Rekening, Tapi Kenaikan Gaji ASN Masih Tanda Tanya
Selain menangkap para pihak yang diduga terlibat, penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai. Nilainya mencapai ratusan juta rupiah, ditambah sejumlah mata uang asing yang diduga berkaitan langsung dengan transaksi suap tersebut.
“Sementara ada ratusan juta rupiah dan juga terdapat valuta asing yang kami amankan,” kata Fitroh.
Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara maupun identitas lengkap pihak-pihak yang terjaring OTT.
Menurut Fitroh, penyidik masih mendalami alur suap serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut sebelum menyampaikan informasi lebih lengkap ke publik.
Baca Juga: Terbongkar Nama Jenderal Ahmad dalam Kasus Akpol Ternyata Diduga Samaran Adly Fairuz
Sejumlah pihak yang diamankan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para terduga, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Kasus ini kembali menegaskan komitmen KPK dalam mengawasi sektor perpajakan yang rawan disalahgunakan.
Praktik suap dalam pengurangan pajak dinilai sangat merugikan negara karena berpotensi menggerus penerimaan negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik.
Baca Juga: KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Tersangka, Tapi Belum Ditahan Ini Alasan di Baliknya
KPK pun mengingatkan seluruh aparatur pajak dan wajib pajak agar menjalankan kewajibannya secara jujur dan transparan. Lembaga antirasuah menegaskan tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang terlibat praktik korupsi, termasuk di sektor yang selama ini menjadi tulang punggung keuangan negara.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










