Banten

PKM UNPAM Tingkatkan Literasi Digital Para Siswa SMA PKBM Binar Ciputat Tangsel

Handrian Setiawan | 1 Mei 2026, 09:31 WIB
PKM UNPAM Tingkatkan Literasi Digital Para Siswa SMA PKBM Binar Ciputat Tangsel
PKM UNPAM Tingkatkan Literasi Digital Para Siswa SMA PKBM Binar Ciputat Tangsel (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan Desain Universitas Pamulang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital generasi muda melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Universitas Pamulang melalui Program Studi Ilmu Komunikasi dan Desain melaksanakan kegiatan PKM, Kamis (23/04/2026) di SMA PKBM Binar Jombang Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini mengangkat judul “Peningkatan Pemahaman Etika Komunikasi Digital bagi Siswa SMA PKBM Binar Jombang” dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya etika dalam berkomunikasi di era digital yang semakin dinamis.

Baca Juga: Kepala Dinas Banten Tabrak Siswa SD, 1 Korban Tewas, Diduga Mengemudi dengan Selang Oksigen

Kegiatan ini dibimbing oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, yaitu Salwa Lila Vahista, S.I.Kom., M.I.Kom., Ela Hulasoh, S.Sos., M.I.Kom., dan Fandi Elvan S.I.Kom., M.I.Kom., serta melibatkan mahasiswa Nur Hikmah dan Renita Nopita Sari sebagai pelaksana kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan. Mulai dari pembukaan, penyampaian materi, ice breaking, hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, komunikatif, dan mendapat respons positif dari para peserta yang aktif terlibat sepanjang kegiatan.

Pada sesi materi, peserta diperkenalkan dengan konsep etika dalam komunikasi digital sebagai landasan penting dalam berinteraksi di ruang virtual.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswi Unri Laporkan Dugaan Pelecehan oleh Dokter Kampus, Terduga Langsung Dinonaktifkan

Dijelaskan bahwa etika merupakan pedoman dalam menentukan baik atau buruknya perilaku, termasuk dalam menyampaikan dan menyebarkan informasi di media digital.

Dalam konteks ini, etika tidak hanya menilai isi pesan, tetapi juga cara penyampaian, dampak yang ditimbulkan, serta tanggung jawab komunikator terhadap audiens dan lingkungan digitalnya.

Peserta juga diajak memahami karakteristik komunikasi digital. Seperti adanya jejak digital yang sulit dihapus, jangkauan audiens yang luas, serta kecepatan penyebaran informasi yang sangat tinggi.

Baca Juga: Roy Suryo Akhirnya Buka Suara! Rahasia di Balik Kemunculan Esemka yang Tak Diketahui Publik

Kondisi ini menuntut setiap pengguna media digital untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam berkomunikasi.

Selain itu, dijelaskan juga berbagai bentuk etika komunikasi digital, di antaranya etika dalam membuat konten, mendistribusikan informasi, berinteraksi di media sosial, hingga menjaga privasi dan data pribadi.

Materi tersebut menjadi bekal praktis bagi siswa dalam aktivitas digital sehari-hari.

Peserta diingatkan untuk tidak menyebarkan hoaks, menghindari cyber bullying, serta menghargai hak cipta dan identitas digital orang lain sebagai bagian dari budaya digital yang sehat dan beretika.

Baca Juga: Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat Picu Evakuasi Besar, Puluhan Penghuni Masih Bertahan di Lantai Atas

Adapun materi perlindungan data pribadi di ruang digital. Peserta diberikan pemahaman mengenai risiko seperti pencurian data, phising, dan penyalahgunaan informasi pribadi, sehingga penting untuk menjaga keamanan data serta tidak sembarangan memberikan informasi sensitif.

Tak ketinggalan, kegiatan ini juga membahas regulasi yang mengatur komunikasi digital di Indonesia. Seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta Undang-Undang Hak Cipta.

Pemahaman ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum siswa di era digital. Untuk memperkuat pemahaman, peserta diberikan contoh studi kasus yang berkaitan dengan pelanggaran etika komunikasi digital.

Melalui pendekatan ini, siswa dapat melihat secara nyata dampak dan risiko dari setiap konten yang dibagikan di media sosial, sekaligus memahami pentingnya tanggung jawab digital.

Baca Juga: Tinjau Gudang Beras Lebak-Pandeglang, Anggota DPR RI Ali Zamroni Pastikan Stok Pangan Aman

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMA PKBM Binar Jombang Ciputat dapat lebih bijak dalam menggunakan media digital serta mampu menerapkan etika komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, menjadi bentuk nyata Universitas Pamulang dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi kontribusi konkret dalam meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.