PKM UNPAM: Edukasi Communipreneur dan Etika Komunikasi Digital di SMA PKBM Binar Ciputat

AKURAT BANTEN - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Dan Desain Universitas Pamulang, melalui Program Studi Ilmu Dan Desain Komunikasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA PKBM Binar Jombang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini mengangkat tema “Communipreneur: Komunikasi sebagai Fondasi Kewirausahaan Digital” yang berfokus pada pentingnya komunikasi dalam membangun usaha di era digital sekaligus memahami etika berkomunikasi di media sosial.
Kegiatan ini dibimbing oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, yaitu Salwa Lila Vahista, S.I.Kom., M.I.Kom., Ela Hulasoh, S.Sos., M.I.Kom., Dessy Linda Setiawati, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Aprilia Dwi Permatasari, S.Kom.I., M.I.Kom., dan turut melibatkan mahasiswa, yaitu Nur Hikmah dan Renita Nopita Sari.
Baca Juga: Sebabkan Bau dan Gatal-gatal Lapak Sampah di Kunciran Kota Tangerang Dikeluhkan Warga
Acara dimulai dengan penayangan video singkat, dilanjutkan dengan pembukaan, doa, serta sambutan dari pihak sekolah. Sejak awal, suasana sudah terasa hangat dan peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan.
Pada sesi materi, peserta diajak mengenal konsep communipreneur, yaitu bagaimana komunikasi menjadi kunci dalam menjalankan bisnis digital.
Dijelaskan bahwa dalam dunia usaha saat ini, cara menyampaikan pesan sama pentingnya dengan produk itu sendiri. Seperti yang disampaikan dalam materi, “Komunikasi bukan sekadar alat pendukung, melainkan fondasi yang menentukan keberhasilan usaha.”
Baca Juga: Tuding Seskab Teddy Gay, Amien Rais Santai Diterpa Ancaman Hukum: Kita Buktikan Nanti!
Peserta juga dikenalkan dengan konsep storytelling dalam pemasaran. Melalui pendekatan ini, sebuah produk bisa lebih mudah diterima karena dikemas dalam cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Hal ini diperkuat dengan pernyataan bahwa “Storytelling menciptakan ikatan emosional antara brand dan konsumen.”
Agar suasana tidak terlalu kaku, kegiatan juga diselingi dengan ice breaking yang membuat peserta lebih aktif dan terlibat. Setelah itu, sesi tanya jawab berlangsung cukup hidup karena banyak peserta yang ingin berbagi pendapat maupun bertanya seputar materi.
Baca Juga: Ekspor Anjlok, Iran Pangkas Produksi Minyak Imbas Blokade AS
Selain membahas kewirausahaan digital, materi tentang etika komunikasi digital juga menjadi perhatian penting. Peserta diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mulai dari cara berkomentar hingga menyaring informasi sebelum dibagikan.
Kegiatan ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami pentingnya komunikasi, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai bekal untuk membangun usaha di era digital***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








