Dudung Bongkar Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Praktik Jual Beli Titik Dapur Jadi Sorotan
AKURAT BANTEN - Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyoroti serius berbagai potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah.
Usai melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Joko Pramono, di Jakarta, Dudung secara terbuka mengakui bahwa program tersebut masih memiliki banyak titik rawan korupsi yang harus segera diawasi.
“Banyak celahnya, banyak celahnya,” ujar Dudung.
Menurutnya, salah satu indikasi paling mencolok adalah adanya dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang dikenal sebagai dapur penyedia makanan dalam program MBG.
“Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Ya, titik SPPG. Titik dapur ya,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pelaksanaan program sosial berskala besar ini tidak hanya menghadapi tantangan distribusi dan kualitas layanan, tetapi juga ancaman serius dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara.
Baca Juga: Trump Sesumbar Kapal Iran Dihancurkan, Teheran Balas Bantah 'Apa yang Sebenarnya Terjadi?'
Meski demikian, Dudung belum membeberkan seluruh bentuk penyimpangan lain yang tengah dipetakan.
Ia menegaskan bahwa investigasi lapangan akan dilakukan secara langsung guna memastikan kondisi riil di berbagai titik pelaksanaan program.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu menyatakan dirinya ingin memastikan kualitas makanan, keamanan distribusi, hingga kemungkinan adanya pelanggaran yang berdampak pada masyarakat penerima manfaat.
“Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas dan sebagainya, nanti akan saya cek langsung di lapangan,” katanya.
Langkah pengawasan ini disebut penting agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat tanpa dicederai praktik korupsi maupun kelalaian teknis.
Dudung juga menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan apabila nantinya ditemukan pelanggaran yang terbukti.
Baca Juga: Geger! Roy Suryo Bongkar Ijazah UGM Istrinya di TV: Tidak Ada Tulisan Gadhaj Adam, Mana yang Asli?
“Kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti, saya tidak akan segan-segan untuk expose secara langsung,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis akan diperketat, terutama karena besarnya anggaran dan dampaknya terhadap masyarakat luas.
Sorotan terhadap dugaan korupsi dalam program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebijakan publik berskala nasional membutuhkan sistem pengawasan yang kuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat, bukan justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan pribadi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









