Angin Kencang Disertai Hujan Lebat Rusak 28 Rumah Warga di Cibaliung Pandeglang

AKURAT BANTEN - Bencana angin kencang disertai hujan lebat menerjang wilayah Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (28/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Berdasarkan laporan resmi yang diterima, bencana terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba disertai hujan lebat menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga tidak mampu menahan terpaan angin hingga mengalami kerusakan.
Lokasi terdampak berada di Kampung Namprak, Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung, tepatnya di RT 002 RW 002, RT 003 RW 001, dan RT 002 RW 001.
Baca Juga: Pasca Banjir, Warga Priuk Damai Mulai Bersih-bersih, Pemerintah Siapkan Evaluasi Penanganan
Sebanyak 28 kepala keluarga (KK) atau rumah terdampak dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, tujuh rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara 21 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Data kerusakan telah dilampirkan dan dilaporkan kepada pihak terkait.
"Sekitar pukul 09.00 WIB terjadi angin kencang disertai hujan lebat yang mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak karena tidak kuat menahan laju angin yang sangat kencang," ucap Edi Santoso, Kasi Pelayanan Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung, Rabu (28/1/26).
Edi menjelaskan, laporan bencana ini telah disampaikan kepada Bupati Pandeglang, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, BPBD Kabupaten Pandeglang, serta unsur Forkopimcam Cibaliung, termasuk Camat, Kapolsek, dan Danramil setempat.
Baca Juga: Tekan Pencemaran Limbah, DLH Kota Tangerang Dukung Alfamart Perbanyak Box Minyak Jelantah
"Setelah mendapatkan informasi, kami (Desa Mendung) beserta perwakilan dari Kecamatan, polsek, BPBD, pendamping PKH, langsung mendatangi lokasi untuk mengecek dan membantu warga terdampak," cetusnya.
Sementara itu salah satu warga terdampak, Saniman berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah untuk penanganan darurat serta perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut.
"Kami berharap pemerintah bisa membantu untuk perbaikan rumah dan adanya bantuan darurat saat ini," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










