Banten

Terungkap Donald Trump Beli Saham Raksasa Teknologi AS di Awal 2026

Viona Sebastian Nolani | 15 Mei 2026, 10:09 WIB
Terungkap Donald Trump Beli Saham Raksasa Teknologi AS di Awal 2026
Donald Trump dilaporkan membeli beberapa saham di awal tahun 2026. (flickr/Gage Skidmore)

AKURAT BANTEN - Laporan keuangan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap bahwa ia melakukan serangkaian pembelian saham dan obligasi dari sejumlah perusahaan raksasa AS sepanjang kuartal pertama 2026.

Nilai transaksinya mencapai puluhan juta dolar AS atau bahkan lebih besar.

Rincian transaksi tersebut tercantum dalam dua dokumen setebal lebih dari 100 halaman yang diajukan ke Kantor Etika Pemerintah AS.

Dokumen yang dipublikasikan pada 14 Mei itu memperlihatkan adanya aktivitas beli dan jual aset dalam rentang nilai yang cukup besar.

Baca Juga: IHSG Anjlok Usai MSCI Depak 6 Emiten Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

Pada kuartal pertama 2026, Trump tercatat membeli saham dengan nilai hingga US$5 juta (S$6,4 juta) di beberapa perusahaan besar seperti Nvidia, Oracle, Microsoft, Boeing, dan Costco Wholesale.

Meski demikian, jumlah pasti transaksi yang terkait langsung dengan saham belum diketahui secara rinci.

Berbeda dengan laporan transaksi milik anggota Kongres AS, Trump tidak diwajibkan menjelaskan jenis atau kelas aset yang diperdagangkan dalam laporannya.

Penjualan aset terbesar tercatat pada 10 Februari 2026.

Baca Juga: Kasus Nadiem Makarim Mendunia, Media Asing Cium Ada Penyalahgunaan Wewenang Kekuasaan

Saat itu, Trump melepas kepemilikan sahamnya di tiga perusahaan teknologi besar, yakni Microsoft, Meta Platforms, dan Amazon, dengan total nilai transaksi diperkirakan berada di kisaran US$5 juta hingga US$25 juta. 

Ia juga menjual saham ETF milik Vanguard pada Januari dengan nilai minimal US$5 juta.

Berbeda dari sejumlah mantan presiden AS sebelumnya, Trump tidak melakukan divestasi maupun memindahkan aset-asetnya ke dalam perwalian buta yang diawasi pihak independen.

Kerajaan bisnis miliknya tetap dikelola oleh dua putranya dan bergerak di berbagai sektor usaha yang dinilai memiliki keterkaitan dengan kebijakan pemerintahan presiden AS.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.