Banten

Golkar Buka Suara dan Respons Viralnya Lagu 'MBG' Mas Bahlil Ganteng

Cristina Malonda | 28 Mei 2026, 17:49 WIB
Golkar Buka Suara dan Respons Viralnya Lagu 'MBG' Mas Bahlil Ganteng
Golkar Buka Suara dan Respons Viralnya Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Menanggapi viralnya lagu berbasis kecerdasan buatan (AI) berjudul MBG atau Mas Bahlil Ganteng yang berseliweran di media sosial.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberikan respon santai. Lagu tersebut menarik perhatian publik karena liriknya menggabungkan berbagai komentar unik dan candaan yang beredar di dunia maya.

Meski sempat memicu beragam reaksi, Golkar memastikan tidak merasa terganggu dengan tren tersebut.

Baca Juga: Trump Murka, Oman Diancam Diserang Jika Bantu Iran Kuasai Selat Hormuz

Menurut Sekretaris Jenderal Golkar, Muhammad Sarmuji, lagu viral itu merupakan bagian dari kreativitas masyarakat digital yang justru menunjukkan kedekatan publik dengan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

"Enggak masalah. Bagi Golkar kalau rakyat senang, Golkar juga senang," kata Sarmuji kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Menurut Sarmuji, viralnya lagu Mas Bahlil Ganteng tidak perlu dipandang secara negatif. Ia melihat karya AI tersebut sebagai ekspresi spontan netizen yang mengapresiasi gaya kepemimpinan dan aktivitas Bahlil di pemerintahan.

Baca Juga: Terungkap Alasan Prabowo Bolak-balik ke Perancis Tiga Kali dalam 5 Bulan, Boros Anggaran atau Ada Maksud Lain?

Ia menilai popularitas lagu itu menjadi salah satu indikator bahwa figur Bahlil cukup dekat dengan masyarakat dan kerap menjadi perhatian publik di ruang digital.

"Itu bagian kreativitas netizen karena menghargai kerja keras Pak Bahlil," ujarnya.

Ia juga membantah anggapan yang menyebut lirik lagu tersebut mengandung unsur sindiran, sarkasme, atau bahkan body shaming terhadap Menteri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Golkar itu.

Baca Juga: Liburan Berujung Duka, Satu Keluarga Tewas Misterius saat Kemah di Temanggung, Tubuh Ditemukan Kaku

"Dalam konteks Mas Bahlil Ganteng di lagu itu, saya tidak merasakan sarkastis, bahkan sebagai sanepan atau sindiran halus sekalipun," tegasnya.

Kata "ganteng" yang digunakan netizen dalam lagu AI tersebut, menurutnya bukan semata merujuk pada penampilan fisik. Ia menyebut istilah itu dapat dimaknai sebagai representasi dari performa dan gaya kerja Bahlil yang dinilai aktif serta responsif.

"Bagi saya, kerja-kerja Pak Bahlil selama ini bisa diwakilkan dengan kata keren, cakep, bagus, atau semisalnya," pungkas Sarmuji.

Baca Juga: Belgia Tak Bisa Santai! Mesir, Iran, dan Selandia Baru Punya Ambisi Besar di Grup G

Fenomena lagu AI seperti Mas Bahlil Ganteng menunjukkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan kini semakin dekat dengan budaya populer dan percakapan politik di media sosial.

Kreativitas netizen pun terus melahirkan berbagai konten yang mampu menjadi viral sekaligus memantik perhatian publik. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.