Banten

Makam Pria Boyolali Dibongkar Polisi Usai Kematian Misterius Diduga Terkait Sate Kiriman

Riski Endah Setyawati | 1 Juni 2026, 20:18 WIB
Makam Pria Boyolali Dibongkar Polisi Usai Kematian Misterius Diduga Terkait Sate Kiriman
Ilustrasi Makam (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Kasus kematian seorang warga di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini menjadi perhatian aparat kepolisian setelah muncul dugaan adanya unsur tidak wajar di balik peristiwa tersebut.

Pria berinisial A (56), warga Desa Sindon, Dukuh Jantir, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, diketahui meninggal dunia usai mengonsumsi sate ayam yang dikirim oleh seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, kepolisian bersama tim medis forensik melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi terhadap jenazah A.

Baca Juga: Diduga Dikeroyok Puluhan Anggota Ormas, Pria di Medan Alami Luka Parah dan Ditemukan di Depan Rumah Sakit

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, membenarkan adanya kegiatan ekshumasi yang dilakukan oleh tim gabungan dari Biddokkes Polda Jawa Tengah dan DVI Identifikasi Polda Jateng.

Menurutnya, proses pembongkaran makam berlangsung setelah laporan dari pihak keluarga diterima beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: ART Tewas dengan Luka Melepuh di Bogor, Tiga Rekan Kerja Diduga Aniaya Korban karena Charger Hilang

Ia menjelaskan bahwa kematian korban awalnya terjadi pada 19 Mei, namun laporan resmi baru disampaikan keluarga kepada pihak berwenang pada 25 Mei.

Setelah menerima laporan tersebut, penyidik segera melakukan serangkaian langkah investigasi, termasuk pemeriksaan forensik terhadap jenazah korban melalui proses ekshumasi.

Menurut Artanto, tindakan itu dilakukan untuk memperoleh bukti ilmiah yang dapat membantu mengungkap penyebab kematian secara lebih akurat.

Baca Juga: Mondar-mandir ke Luar Negeri Ternyata Hobinya, Alasan Prabowo Dipecat dari TNI Poin H Viral di Threads 'Memang Sudah Bawaan Orok'

Pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium toksikologi yang tengah dilakukan oleh tim ahli.

"Kita masih menunggu hasil autopsi dan hasil toksikologi untuk mengungkap pasti penyebab kematian korban," jelasnya.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar penting bagi penyidik dalam menentukan apakah kematian korban disebabkan oleh faktor alami, penyakit tertentu, atau kemungkinan adanya zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh korban.

Baca Juga: ART Tewas dengan Luka Melepuh di Bogor, Tiga Rekan Kerja Diduga Aniaya Korban karena Charger Hilang

Selain itu, penyidik juga masih menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan sate ayam yang dikonsumsi korban sebelum meninggal dunia.

Dugaan mengenai keberadaan racun dalam makanan tersebut belum dapat dipastikan karena masih membutuhkan pembuktian ilmiah dan pendalaman lebih lanjut.

Artanto menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar saat ini masih berada dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan sebagai tindak pidana.

Baca Juga: ART Tewas dengan Luka Melepuh di Bogor, Tiga Rekan Kerja Diduga Aniaya Korban karena Charger Hilang

"Tentunya hal tersebut harus didalami oleh penyidik. Dan penyidik punya tanggung jawab untuk mensinkronkan lini masa dan kronologi," kata Artanto.

Saat ini, fokus utama aparat adalah menyusun kembali rangkaian peristiwa secara utuh, mulai dari asal-usul kiriman sate, waktu konsumsi makanan tersebut, kondisi kesehatan korban sebelum meninggal, hingga berbagai fakta lain yang berkaitan dengan kasus itu.

Penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian A yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.