Heboh di Bali! Buronan Australia Berusaha Kabur, Tertangkap Saat Bersembunyi di Toilet Pesawat

AKURAT BANTEN - Pihak kepolisian Indonesia berhasil menangkap seorang buronan asal Australia yang bersembunyi di toilet jet pribadi saat pesawat hendak lepas landas dari Pulau Bali, demikian keterangan pejabat setempat pada Kamis (11/6/2026).
Petugas kemudian bergerak cepat menaiki pesawat setelah pilot diminta untuk kembali dari runway menuju Terminal VIP di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Sabtu.
Proses penghentian keberangkatan itu dilakukan setelah adanya kecurigaan dari pihak imigrasi.
Petugas imigrasi mencurigai seorang pria yang menggunakan paspor Brasil, namun tidak memiliki catatan masuk resmi ke Indonesia maupun izin tinggal yang sah.
Baca Juga: Kenaikan Pertamax Picu Kekhawatiran Baru, Ekonom Sebut APBN Tertekan
Hal ini memicu pemeriksaan lebih lanjut terhadap manifest penumpang pesawat tersebut.
Pria tersebut bersama tiga penumpang asing lainnya serta tiga awak pesawat diketahui bersiap terbang dari Bali menuju Maputo, Mozambik, ketika pilot menerima instruksi untuk tetap berada di landasan pacu.
Dalam pemeriksaan di dalam pesawat, petugas menemukan tiga penumpang berada di kabin, sementara tersangka utama ditemukan bersembunyi di dalam toilet, menurut pernyataan otoritas imigrasi Bali.
Media Australia mengidentifikasi pria itu sebagai Angelo Pandeli, yang disebut sebagai tokoh penting dalam jaringan geng motor yang diduga terlibat perdagangan narkoba dan masuk dalam daftar buronan Interpol.
Baca Juga: Lonjakan Harga Pertamax Bikin Resah, Ancaman Baru bagi Ekonomi Rumah Tangga
Ia diduga menggunakan paspor Brasil milik orang lain untuk menghindari proses penangkapan oleh aparat penegak hukum.
Menurut Kepolisian Federal Australia, pria berusia 55 tahun tersebut diduga kuat terlibat dalam sejumlah operasi penyelundupan narkoba berskala besar yang berlangsung lintas negara.
Setelah diamankan, ia kemudian dideportasi kembali ke Australia pada Rabu malam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak menjadikan Pulau Bali sebagai tempat persembunyian bagi pelaku kejahatan internasional.
Sebelumnya, pada April, seorang buronan asal Skotlandia yang juga dicari di Spanyol atas kasus narkoba dan pencucian uang turut ditangkap di bandara Bali sesaat setelah tiba, lalu langsung dipulangkan ke Eropa.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









