Banten

Ada Apa dengan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto? Dari Isu Pelacak Kini Berujung Laporan Polisi

Abdurahman | 17 Juni 2026, 21:58 WIB
Ada Apa dengan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto? Dari Isu Pelacak Kini Berujung Laporan Polisi
Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto menemukan sebuah alat pelacak yang terpasang di bawah mobilnya (IG @tiyoardianto)

AKURAT BANTEN - Panggung aktivisme mahasiswa tanah air kembali diguncang oleh drama hukum dan keamanan yang bergerak begitu cepat.

Belum reda perbincangan publik mengenai dugaan penguntitan digital, kini perhatian sepenuhnya tertuju pada dinamika terbaru yang menimpa Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto.

Mantan pimpinan mahasiswa yang dikenal vokal ini mendadak harus berhadapan dengan aparat penegak hukum setelah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Bikin Mewek! Kakek Ini Lantunkan 'Andai Ku Tahu' dengan Senyuman Tulus, Pesan Tersiratnya Sentil Hati Netizen

Teror Penguntitan Digital: Temuan PBX Finder di Kolong Mobil

Rentetan peristiwa ini bermula ketika sang aktivis membagikan video mengejutkan melalui akun media sosial pribadinya.

Selepas menghadiri aksi demonstrasi di Gejayan, Yogyakarta, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mendapati notifikasi ganjil di ponselnya yang mendeteksi keberadaan alat pelacak nirkabel berjenis PBX Finder yang terpasang misterius di bawah kerangka mobilnya.

Insiden yang dicurigai sebagai bentuk intimidasi dan spionase terhadap gerakan kritis mahasiswa tersebut langsung memicu kecaman luas di jagat maya.

Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta, justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya. Saya tidak tahu siapa yang pasang alat pelacak itu. Tapi yang jelas, betapa berbahayanya menjadi manusia Indonesia yang mencintai bangsanya. — Tiyo Ardianto, Mantan Ketua BEM UGM.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Nasab, Sikap Gus Salam di Kelas PMKNU Ini yang Bikin Syaifuloh Yusuf Terpikat

Skenario Berbalik: Tuduhan Penghasutan Program Nasional

Namun, situasi berubah drastis hanya berselang dua hari setelah kegemparan isu pelacak tersebut mencuat ke publik.

Langkah perlawanan sang aktivis kini terganjal oleh aduan hukum baru setelah pengacara kontroversial, Firdaus Oiwobo, resmi melaporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (15/6/2026).

Pelapor mempermasalahkan konten digital sang mantan ketua BEM yang dinilai berisi narasi penghasutan untuk menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo.

Baca Juga: Balik Arah, Ahli Forensik Rismon Sianipar Datangi Jokowi di Solo Bawa Buku 800 Halaman

Penyelidikan Polres Tangsel: Menanti Hasil Gelar Perkara

Hingga saat ini, polemik yang melibatkan tokoh muda tersebut telah resmi masuk ke meja penyidik kepolisian.

Pihak Satreskrim Polres Metro Tangerang Selatan mengonfirmasi bahwa mereka tengah melakukan penyelidikan intensif dan mendalami bukti-bukti digital terkait pelaporan atas Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto.

Publik kini menanti kelanjutan mekanisme gelar perkara guna menentukan apakah kasus ini memenuhi unsur pidana atau murni dinamika perbedaan pendapat di ruang demokrasi. (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman