Trump Mulai Bela Zelensky? Pernyataan Terbarunya Soal Perang Ukraina Jadi Sorotan Dunia

AKURAT BANTEN - Presiden AS Donald Trump menunjukkan perubahan sikap terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky setelah sebelumnya menyebut pemimpin Ukraina itu tidak memiliki cukup "kartu" untuk memenangkan konflik yang sedang berlangsung.
Saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada 24 Juni, Trump memberikan penilaian yang lebih positif mengenai Zelensky. Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia mendapat pertanyaan mengenai posisi Zelensky dalam perang saat ini.
"Dia baik-baik saja. Setidaknya dia mampu bertahan.
Ada banyak korban jiwa di kedua pihak, tetapi saya pikir dia baik-baik saja," komentar Trump.
Baca Juga: Julian Alvarez Buka Pintu Hengkang dari Atletico Madrid, Barcelona Siap Tebus 120 Juta Euro
Penilaian itu muncul sebagai jawaban atas pertanyaan, "Saat ini, menurut Anda apakah Presiden Zelensky sedang menang?"
Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina meningkatkan intensitas serangan pesawat nirawak ke wilayah Rusia yang berada jauh dari garis depan pertempuran.
Pada 18 Juni, Kyiv melancarkan serangan drone terbesar yang pernah dilakukan terhadap Moskow.
Sementara itu, Financial Times pada 23 Juni mengutip sejumlah sumber yang menyebut bahwa saat jamuan makan malam di Evian, Prancis, dalam rangkaian KTT G7 pekan lalu, "Tuan Trump mengatakan kepada Tuan Zelensky bahwa dia terkesan dengan pencapaian militer Kyiv baru-baru ini."
Baca Juga: Timnas Iran Klaim Dilecehkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Ada Apa di Balik Insiden Bandara?
Usai pertemuan tersebut, Presiden Zelensky mengungkapkan bahwa Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk pertama kalinya "menanggapi secara positif masalah perizinan" yang berkaitan dengan rudal pencegat Patriot.
Pada KTT yang berlangsung di Prancis, para pemimpin negara-negara G7, termasuk Presiden Trump, juga mengeluarkan pernyataan bersama mengenai perang Ukraina.
Langkah ini berbeda dibandingkan KTT tahun sebelumnya ketika Trump meninggalkan acara lebih awal.
Selain berkomitmen meningkatkan pasokan sistem pertahanan udara untuk Ukraina, negara-negara G7 turut menyepakati langkah memperbesar tekanan terhadap "ekonomi perang" Rusia melalui sanksi yang lebih ketat, termasuk kebijakan yang menargetkan pendapatan Moskow dari sektor bahan bakar fosil.
Di sisi lain, Rusia menilai AS kini tidak lagi menjalankan peran sebagai mediator yang netral dalam konflik Rusia-Ukraina.
"Sejauh menyangkut AS, dilihat dari tindakan mereka, tampaknya mereka meninggalkan semua klaim sebagai mediator objektif, dan malah menempuh jalan untuk meningkatkan sanksi terhadap Rusia," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Pada 24 Juni, Lavrov kembali menegaskan bahwa Moskow ingin mengetahui apakah Presiden Trump benar-benar telah mengubah sikapnya terkait perang di Ukraina.
"Pihak AS sejauh ini belum memberi tahu kami apa yang telah mereka pelajari dari KTT di Prancis atau apa langkah selanjutnya yang akan mereka ambil," katanya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengungkapkan bahwa dalam konferensi tersebut Trump mengakui Rusia tidak menunjukkan keinginan untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina.
Menurut Macron, pengakuan itu menjadi tanda adanya "pergeseran nyata dalam pendekatan" AS terhadap konflik yang masih berlangsung.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









