Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Bawa Argentina Sempurna, Tapi Kutukan 24 Tahun Mulai Menghantui

AKURAT BANTEN - Penampilan luar biasa Lionel Messi di Piala Dunia 2026 membuat legenda Argentina tersebut kembali menjadi sorotan besar.
Media di negaranya bahkan menilai pemain berusia 39 tahun itu memiliki tugas penting untuk mengakhiri kutukan selama 24 tahun yang menghantui tim nasional Argentina.
Messi kembali menunjukkan pengaruh besarnya saat membantu kemenangan 3-1 atas Yordania dalam laga Grup J pada Minggu.
Dalam pertandingan tersebut, Messi sempat disimpan oleh pelatih Lionel Scaloni selama satu jam pertama sebelum akhirnya masuk sebagai pemain pengganti.
Meski tidak tampil sejak menit awal, kapten Argentina itu tetap memperlihatkan kualitas kelas dunianya.
Ia berhasil mendapatkan peluang tendangan bebas yang kemudian dieksekusi dengan sempurna, melengkung melewati pagar betis Yordania dan membuat kiper lawan tak mampu mengantisipasi bola. Gol tersebut menjadi gol keenam Messi di turnamen ini.
Pemain yang telah mengoleksi delapan penghargaan Ballon d'Or itu kembali mencatatkan sejarah baru.
Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Baca Juga: Warisan Sejarah Tahun 901 M di Purworejo Dalam Bahaya, Tebing Sungai Bogowonto Terus Terkikis
Koleksi golnya di ajang terbesar sepak bola dunia kini meningkat menjadi 19 gol, setelah sebelumnya melewati catatan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak oleh satu pemain dalam sejarah kompetisi tersebut.
Kemenangan atas Yordania juga memastikan Argentina keluar sebagai juara Grup J dengan catatan sempurna.
Mereka mengumpulkan sembilan poin dari tiga kemenangan, dengan Messi selalu memberikan kontribusi besar dalam setiap pertandingan.
Situasi tersebut membuat kepercayaan diri publik Argentina meningkat, bahkan muncul harapan bahwa mereka bisa menjadi negara pertama yang mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962.
Meski begitu, media olahraga terbesar Argentina, Diario Ole, mencoba mengingatkan agar euforia tidak berlebihan.
Mereka menyoroti kutukan Piala Dunia yang belum terpecahkan sejak 2002.
Pasalnya, belum ada tim yang mampu menjadi juara setelah mengakhiri fase grup dengan hasil sempurna sejak Brasil terakhir kali melakukannya.
Media tersebut menjelaskan bahwa kemenangan mutlak di babak grup terkadang bisa menciptakan rasa percaya diri berlebihan.
Dominasi di awal turnamen justru dapat menjadi jebakan mental ketika memasuki fase gugur yang penuh tekanan.
Brasil menjadi salah satu pengecualian karena berhasil meraih tujuh kemenangan sempurna saat tampil di Piala Dunia Jepang dan Korea.
Catatan tersebut menjadi pengingat bahwa performa sempurna di fase grup tidak selalu menjamin kesuksesan di akhir turnamen.
Kekalahan Argentina dari Arab Saudi pada laga pembuka Piala Dunia Qatar menjadi salah satu contoh bahwa kejutan bisa terjadi kapan saja.
Kini muncul kekhawatiran bahwa Argentina yang mengandalkan sosok Messi mungkin telah mencapai level terbaiknya terlalu cepat.
Karena itu, Messi kembali menghadapi tantangan besar untuk menciptakan sejarah baru.
Sang pemain dengan gaya bermain penuh magis tersebut dituntut menjaga performa terbaiknya seperti yang sudah ia tunjukkan dalam beberapa pertandingan terakhir maupun sepanjang kariernya.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar yang menjadi format baru dalam Piala Dunia.
Akan tetapi, jika Argentina ingin mengangkat trofi dan meraih gelar Piala Dunia keempat sepanjang sejarah mereka, kontribusi terbaik Messi harus muncul di fase-fase krusial.
Sebab, lawan yang akan mereka hadapi setelah ini dipastikan memiliki kualitas dan tekanan yang jauh lebih besar.
Messi sudah membuktikan kemampuannya dalam situasi tersebut pada Piala Dunia 2022.
Saat itu, ia membawa Argentina melewati fase gugur dengan mencetak lima gol penting menghadapi Australia, Belanda, Kroasia, hingga Prancis yang akhirnya mereka kalahkan melalui drama adu penalti di pertandingan final.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








