UPDATE Operasi Tangkap Tangan di Lombok Barat: KPK Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi ke Penyidikan, Bupati Ikut Diperiksa!

AKURAT BANTEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengusut dugaan praktik lancung di daerah.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, lembaga antirasuah secara resmi menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan.
Keputusan tersebut diambil melalui forum ekspose yang digelar tadi malam, menyusul serangkaian penangkapan yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi daerah.
8 Orang Masih Jalani Pemeriksaan Intensif di Gedung Merah Putih
Juru bicara KPK mengungkapkan bahwa hingga pagi ini, terdapat total delapan orang yang masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Tujuh orang di antaranya merupakan pihak yang diciduk langsung dari Lombok, yang terdiri atas:
Bupati Lombok Barat
Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP)
Satu orang dari unsur pihak swasta
Tiga orang pengawal pribadi (adc) dan pengemudi (driver) bupati
Satu orang lainnya merupakan pihak swasta yang diamankan oleh tim penyidik terpisah di wilayah Jakarta pada Senin (20/7) kemarin.
Secara lengkap, bagaimana konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, akan kami sampaikan dalam konferensi pers sore ini, ujar perwakilan KPK.
Pusaran Kasus: Benturan Kepentingan hingga Gratifikasi
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, perkara rasuah ini diduga kuat berkaitan dengan praktik benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, praktik suap proyek, serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Kasus ini diprediksi menjadi salah satu sorotan utama penegakan hukum pekan ini, mengingat melibatkan pucuk pimpinan tertinggi di kabupaten tersebut beserta jajaran badan usaha milik daerah (BUMD).
Publik kini menantikan pengumuman resmi dan babak baru dari kasus ini yang akan dibeberkan secara transparan oleh KPK melalui konferensi pers sore ini.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










