Banten

UPDATE Operasi Tangkap Tangan di Lombok Barat: KPK Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi ke Penyidikan, Bupati Ikut Diperiksa!

Abdurahman | 21 Juli 2026, 15:28 WIB
UPDATE Operasi Tangkap Tangan di Lombok Barat: KPK Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi ke Penyidikan, Bupati Ikut Diperiksa!
Bupati Lombok Barat Tiba di KPK usai terjaring OTT (Foto: Antara)

AKURAT BANTEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengusut dugaan praktik lancung di daerah.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, lembaga antirasuah secara resmi menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan.

Keputusan tersebut diambil melalui forum ekspose yang digelar tadi malam, menyusul serangkaian penangkapan yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi daerah.

Baca Juga: Panas! Polda Metro Jaya Resmi Usut Laporan PWI Terhadap Hotman Paris Gegara Ucapkan 'Lu Punya Otak Nggak'

8 Orang Masih Jalani Pemeriksaan Intensif di Gedung Merah Putih

Juru bicara KPK mengungkapkan bahwa hingga pagi ini, terdapat total delapan orang yang masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

  • Tujuh orang di antaranya merupakan pihak yang diciduk langsung dari Lombok, yang terdiri atas:

    • Bupati Lombok Barat

    • Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat

    • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP)

    • Satu orang dari unsur pihak swasta

    • Tiga orang pengawal pribadi (adc) dan pengemudi (driver) bupati

  • Satu orang lainnya merupakan pihak swasta yang diamankan oleh tim penyidik terpisah di wilayah Jakarta pada Senin (20/7) kemarin.

Secara lengkap, bagaimana konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, akan kami sampaikan dalam konferensi pers sore ini, ujar perwakilan KPK.

Baca Juga: Mencekam! Wanita Ini Dikunci OTK di Dalam Daycare Tangsel Selama 2 Jam, Evakuasi Damkar Lewat Lantai 2 Bikin Warga Ngeri

Pusaran Kasus: Benturan Kepentingan hingga Gratifikasi

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, perkara rasuah ini diduga kuat berkaitan dengan praktik benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, praktik suap proyek, serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Kasus ini diprediksi menjadi salah satu sorotan utama penegakan hukum pekan ini, mengingat melibatkan pucuk pimpinan tertinggi di kabupaten tersebut beserta jajaran badan usaha milik daerah (BUMD).

Publik kini menantikan pengumuman resmi dan babak baru dari kasus ini yang akan dibeberkan secara transparan oleh KPK melalui konferensi pers sore ini.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman