Banten

Radar MBG Diluncurkan BGN, Orang Tua Kini Bisa Cek Menu Makan Bergizi Gratis

Viona Sebastian Nolani | 14 Agustus 2026, 09:32 WIB
Radar MBG Diluncurkan BGN, Orang Tua Kini Bisa Cek Menu Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan Radar MBG - Biro Hukum dan Humas BGN

AKURAT BANTEN - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mempersiapkan Radar MBG, portal digital yang dirancang agar masyarakat dapat memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih transparan.

Platform ini menjadi salah satu langkah BGN dalam memperkuat keterbukaan informasi, meningkatkan mutu layanan, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan MBG di berbagai wilayah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menjelaskan, Radar MBG dibuat untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi, terutama orang tua serta pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah.

“Kami sudah menyiapkan portal di mana masyarakat, khususnya orang tua, guru, kemudian kepala sekolah dan kepala daerah, dinas, itu bisa kemudian memonitor,” ujar Mas Dar dalam Rapat Koordinasi Khusus antara Kementerian Dalam Negeri, BGN, dan pemerintah daerah di Jakarta, Kamis (13/8).

Baca Juga: Satu WNI Tewas dalam Serangan Houthi, DPR Minta Travel Warning untuk Yaman Segera Diterbitkan

Radar MBG nantinya menyediakan berbagai informasi terkait pelaksanaan program, mulai dari sekolah penerima MBG, menu makanan yang diberikan, kandungan gizi, foto makanan, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi tempat produksi makanan.

Kehadiran informasi tersebut diharapkan membantu masyarakat mengetahui secara lebih jelas bagaimana program MBG dijalankan di lapangan.

“Orang tua itu ingin tahu, anak yang sekolah di sekolah yang mendapatkan MBG, hari ini menunya apa. Maka kami sudah menyiapkan portal. Di sana bisa dilihat sekolah mana, menunya apa, foto menunya ada, gizinya mana, dan dari SPPG mana itu bisa dicek melalui yang kami namakan Radar MBG,” kata Mas Dar.

Ia menilai, keterbukaan informasi melalui Radar MBG bukan sekadar media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, melainkan juga dapat digunakan sebagai alat pengawasan bersama.

Baca Juga: KAI Hadirkan Livery Merah Putih HUT ke-81 RI, Ada 4 Kereta Api yang Tampil Beda

Dengan dukungan sistem digital, masyarakat, pihak sekolah, pemerintah daerah, dan dinas terkait dapat memantau pelaksanaan MBG serta memberikan perhatian terhadap hal-hal yang masih membutuhkan pembenahan.

BGN pun terus memperkuat kewajiban pelaporan digital bagi seluruh SPPG, termasuk laporan mengenai proses produksi makanan.

Hingga kini, sekitar 85 persen SPPG telah melakukan pelaporan melalui sistem digital.

Selanjutnya, BGN menargetkan seluruh dapur MBG dapat melaporkan proses produksi secara rutin agar data yang tersedia di Radar MBG semakin lengkap dan akurat.

“Kalau nanti dibuka tetapi gambarnya belum muncul, itu artinya SPPG-nya belum melaporkan atau belum memfoto. Kami sedang meningkatkan dan mewajibkan semua dapur secara digital melaporkan proses produksi,” jelas Mas Dar.

Sudaryono menambahkan, keterlibatan masyarakat melalui Radar MBG diharapkan tidak sekadar untuk melihat informasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya evaluasi dan perbaikan program secara berkelanjutan.

BGN berkomitmen memastikan kualitas MBG terus ditingkatkan, baik dari segi makanan, komposisi menu, kandungan gizi, maupun pelayanan bagi para penerima manfaat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.