Zinedine Zidane Resmi Tangani Timnas Prancis, Era Baru Les Bleus Dimulai Setelah Didier Deschamps

AKURAT BANTEN - Era baru resmi dimulai bagi Timnas Prancis. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala baru Les Bleus untuk menggantikan Didier Deschamps, yang mengakhiri masa baktinya usai Piala Dunia 2026.
Zidane menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang akan membuatnya memimpin Prancis hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan ini mengakhiri spekulasi panjang yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, Zidane berkali-kali dikaitkan dengan berbagai klub elite Eropa, mulai dari Paris Saint-Germain hingga Juventus.
Namun, legenda berusia 54 tahun itu terus menolak berbagai tawaran karena menunggu kesempatan menangani tim nasional negaranya. Dalam konferensi pers perdananya, Zidane mengakui bahwa melatih Prancis merupakan impian terbesar dalam karier kepelatihannya.
Baca Juga: Inter Milan Selangkah Lagi Dapat John Stones Gratis! Manchester City Kini Dipusingkan Krisis Bek
Zidane mengambil alih tongkat estafet dari Didier Deschamps yang telah menangani Prancis selama 14 tahun. Di bawah kepemimpinan Deschamps, Les Bleus menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dengan menjuarai Piala Dunia 2018, menjadi finalis Euro 2016 dan Piala Dunia 2022, serta rutin melaju ke fase akhir turnamen besar.
Masa jabatan Deschamps berakhir setelah Prancis finis di peringkat keempat Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol di semifinal dan takluk dari Inggris pada perebutan tempat ketiga.
Bagi Zidane, ini merupakan pekerjaan pertama sejak meninggalkan Real Madrid lima tahun lalu. Meski lama tidak melatih, reputasinya sebagai salah satu pelatih paling sukses di level klub tetap tidak diragukan.
Selama dua periode menangani Los Blancos, ia mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017, dan 2018, dua trofi La Liga, serta berbagai gelar domestik dan internasional lainnya. Catatan tersebut membuatnya dianggap sebagai sosok ideal untuk melanjutkan tradisi prestasi Timnas Prancis.
Baca Juga: MU Belum Selesai Belanja! Michael Carrick Dinilai Wajib Tambah 3 Pemain Lagi Jika Ingin Bersaing
Dalam perkenalan resminya, Zidane juga memberikan kepastian mengenai kepemimpinan di dalam tim. Ia menegaskan bahwa Kylian Mbappe akan tetap menjadi kapten Timnas Prancis.
Keputusan itu sekaligus meredam spekulasi mengenai kemungkinan pergantian ban kapten yang sempat mencuat setelah Piala Dunia 2026. Zidane menilai Mbappe masih merupakan figur terbaik untuk memimpin generasi emas Prancis.
Presiden FFF, Philippe Diallo, menyebut penunjukan Zidane sebagai awal dari babak baru sepak bola Prancis. Menurutnya, komunikasi dengan Zidane sebenarnya telah dimulai sejak 2025 setelah Deschamps menyampaikan rencana untuk mengakhiri masa tugasnya.
Federasi yakin pengalaman, karisma, dan mental juara Zidane akan membawa Les Bleus tetap berada di level tertinggi dunia.
Baca Juga: Federico Chiesa Tolak Hengkang! Siap Bangkit di Era Andoni Iraola dan Buktikan Diri di Liverpool
Sebagai pemain, Zidane merupakan ikon sepak bola Prancis. Ia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, serta meraih Ballon d'Or 1998.
Namanya juga identik dengan generasi emas Prancis bersama Didier Deschamps, Laurent Blanc, dan Thierry Henry. Kini, ia kembali ke tim nasional dengan peran berbeda, yakni sebagai sosok yang bertanggung jawab membentuk generasi baru Les Bleus.
Tantangan pertama Zidane tidak akan mudah. Ia akan langsung mempersiapkan Prancis untuk ajang UEFA Nations League sebelum fokus membangun tim menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Dengan skuad yang masih dihuni pemain-pemain kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouaméni, William Saliba, hingga Désiré Doué, ekspektasi publik Prancis terhadap Zidane dipastikan sangat tinggi.
Baca Juga: Efek Chelsea dan Man City! Liverpool Harus Siapkan Rp3,4 Triliun Jika Ingin Boyong Bradley Barcola
Penunjukan Zidane bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan simbol dimulainya era baru sepak bola Prancis. Setelah menorehkan sejarah sebagai pemain dan pelatih klub, kini "Zizou" memiliki kesempatan untuk melengkapi warisannya dengan membawa Les Bleus kembali berjaya di panggung internasional.
Jika mampu mengulang kesuksesannya bersama Real Madrid, bukan tidak mungkin Zidane akan kembali mengukir sejarah, kali ini bersama tim nasional yang pernah ia antarkan menjadi juara dunia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










