Simbol Persaudaraan, Raja Salman Hadiahkan 100 Ton Kurma untuk Rakyat Indonesia

AKURAT BANTEN - Menjelang datangnya Ramadan 2026, Indonesia kembali menerima kiriman istimewa dari Kerajaan Arab Saudi. Sebanyak kurang lebih 100 ton kurma dikirimkan sebagai hadiah dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk masyarakat Indonesia.
Bantuan ini merupakan bagian dari program tahunan Pemerintah Arab Saudi yang secara rutin diberikan kepada sejumlah negara sahabat, termasuk Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa tahun ini Indonesia memperoleh kurma dengan kualitas terbaik. Ia menuturkan, jumlah yang diterima berkisar antara 90 hingga 100 ton, dan seluruhnya dalam kondisi prima.
Menurutnya, kualitas kurma yang dikirimkan mencerminkan perhatian dan komitmen Arab Saudi dalam menjaga hubungan baik dengan Indonesia.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas bantuan yang secara konsisten diberikan setiap tahun,” ujar Nasaruddin.
Baca Juga: Yaqut Melawan! Eks Menag Gugat KPK via Praperadilan: Babak Baru Skandal Kuota Haji Terkuak?
Ia menegaskan, bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada pihak-pihak yang berhak menerima, seperti lembaga keagamaan, pesantren, masjid, hingga masyarakat yang membutuhkan.
Proses penyaluran akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas menjelang dan selama bulan suci.
Bagi masyarakat Indonesia, kurma bukan sekadar buah. Kurma telah menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa yang lekat dengan suasana Ramadan.
Kehadirannya di meja makan saat azan Magrib berkumandang menjadi simbol kesederhanaan sekaligus keberkahan. Tak heran jika kiriman kurma dari Tanah Suci selalu disambut antusias.
Baca Juga: Mata Kucing Underpass Cawang Raib Dicuri, Dishub Sebut Bisa Picu Kecelakaan
Lebih jauh, Nasaruddin menilai pemberian ini bukan hanya soal bantuan pangan, melainkan juga simbol kuatnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi.
Menurutnya, hubungan kedua negara saat ini telah berada pada tingkat yang semakin strategis, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga kerja sama ekonomi, pendidikan, dan pelayanan jemaah haji serta umrah.
“Pemberian hadiah ini merupakan penegasan atas kuatnya hubungan antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Hubungan kita kini telah mencapai level yang strategis,” kata Nasaruddin.
Tradisi pengiriman kurma setiap tahun ini juga mencerminkan kedekatan historis antara kedua negara yang sama-sama memiliki populasi Muslim besar.
Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki hubungan panjang dengan Arab Saudi, terutama dalam konteks ibadah haji dan umrah yang setiap tahunnya melibatkan ratusan ribu jemaah.
Dengan datangnya bantuan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan persaudaraan antarnegara semakin terasa, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan solidaritas dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Skandal Ekspor CPO Terkuak, Kejagung Sebut Lebih dari 20 Perusahaan Terseret
Pemerintah berharap distribusi kurma dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat makna Ramadan sebagai bulan berbagi dan mempererat ukhuwah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









