Banten

NasDem Bantah Fahri Hamzah soal Mundurnya Menteri dari Kabinet

Himayatul Azizah | 14 Desember 2023, 15:48 WIB
NasDem Bantah Fahri Hamzah soal Mundurnya Menteri dari Kabinet

AKURAT BANTEN - Partai NasDem membantah pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah soal akan ditarik mundurnya para menteri dari Koalisi Perubahan. 

Diketahui, dalam postingan di akun X atau Twitter pribadinya, Fahri Hamzah mengatakan, bahwa para menteri yang partainya mengusung Anies Baswedan menjadi Presiden akan keluar dari jabatannya di kabinet pada pekan ini.

“Enggak benar,” kata Ketua DPP Partai Nasdem, Charles Meikyansah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Baca Juga: Puluhan Balihonya Dicopot di Banten, Ganjar Ngadu ke Bawaslu : Intimidasimu Lucu, Terormu Menggemaskan!

Charles menyebut, bahwa NasDem akan menjadi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai habis masa jabatannya di tahun depan.

"Kita pendukung Jokowi sampai akhir masa jabatannya," ujarnya.

Untuk diketahui, Fahri mengklaim bahwa sejumlah menteri dari partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan dan mendukung Anies Baswedan sebagai capres akan ditarik dari kabinet.

Hal itu Fahri sampaikan dalam postingan di akun X atau Twitter pribadinya pada Kamis (14/12/2023) pagi.

Baca Juga: Viral! Wanita Cantik Teriak Histeris di Atas Motor, Karena Baru Putus Dengan Pacarnya?

"Baru mendengar kabar baik bagi demokrasi kita, bahwa calon presiden nomor 1, akan mengumumkan bahwa seluruh partai pendukungnya akan mundur dari kabinet pekan ini," kata Fahri m dari akun X miliknya (@Fahrihamzah).

Dalam cuitannya tersebut, Fahri menyebut bahwa penarikan sejumlah menteri dari Koalisi Perubahan itu untuk memantapkan langkah Anies sebagai oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Katanya ini dalam rangka memantapkan posisi sebagai oposisi di Pemilu nanti," tukasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.