Banten

Saat Prabowo jadi Presiden, Jokowi Pengen Rutin ke IKN , Adi Prayitno: Cukup sudah Jokowi!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 13 Oktober 2024, 09:28 WIB
Saat Prabowo jadi Presiden, Jokowi Pengen Rutin ke IKN , Adi Prayitno: Cukup sudah Jokowi!

AKURAT BANTEN - Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih akan dilantik pada, 20 Oktober 2024 nanti, namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) ungkapkan jika dirinya akan rutin mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah purna tugas.

Pertanyaannya adalah relevansinya dan kapasitas Jokowi atas keinginannya untuk rutin mengunjungi IKN setelah turun tahta?

Apakah sosok Prabowo dianggap tidak memiliki kemampuan sebagaimana dirinya memimpin?

Atau dengan alasan hanya berwisata, mengunjungi anaknya Gibran Rakabuming Raka?

Baca Juga: Blusukan di Cipondoh, Faldo-Fadhlin Diajak Mampir Kondangan ke Pernikahan Warga

Mungkin akan lebih bijak jika dirinya tidak lagi membayang-bayangi kebijakan pemerintahan yang baru, walaupun ada anaknya Gibran Rakabuming Raka yang menjadi wakil presiden.

Bila tidak ingin dianggap ikut campur urusan pembangunan IKN, tentunya akan lebih elok jika kebijakan bagi keberlanjutan pembangunannya diserahkan kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih.

Seperti diketahui, IKN merupakan proyek mercusuar dan syahwat politik Jokowi, kemudian menjadi polemik belakangan ini, secara sepihak Jokowi menyatakan kalau ide pembangunan IKN merupakan keinginan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Mitos atau Fakta: Anak Indigo Memiliki Firasat Yang Kuat

Pernyataan tersebut dinilai blunder baru Jokowi, dan kini harus berhadapan dengan ratusan juta rakyat negeri ini, yang mempertanyakan kebenaran ucapannya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut Jokowi sudah kehilangan relevansinya seiring Prabowo berkuasa. Pasalnya, Jokowi sudah bukan pejabat negara.

"Problemnya kan Jokowi ke IKN dalam kapasitas sebagai apa kalau sudah tidak lagi jadi presiden?" ujarnya pada, Sabtu (12/10/2024) dikutip Akurat Banten.

Baca Juga: Akhirnya Polisi Ungkap Sebab Meledaknya Speedboat, Hingga Tewaskan 6 Orang Termasuk Cagub Malut Benny Laos

Pakar dan analis politik Indonesia ini menilai, Jokowi mungkin dapat beralasan bahwa putra sulungnya, Gibran Rakabuming, adalah wakil presiden terpilih yang boleh jadi akan berkantor di IKN kelak.

"Tapi kalau sekadar berkunjung, bermain, lihat-lihat IKN, tentu tidak ada signifikansinya," jelasnya.

Selanjutnya, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyatakan, kalau benar Jokowi akan rutin mengunjungi IKN setelah turun tahta, justru dinilai Ia mendesak pemerintahan baru tak mengabaikan proyek mercusuar itu.

Baca Juga: 6 Tewas, Termasuk Cagub Malut Benny Laos pada Insiden Terbakarnya SpeedBoat saat Menuju Lokasi Kampanye

"Cukup sudah Jokowi ini tidak lagi jadi presiden dan urusan IKN itu urusan ke Prabowo Subianto. Toh Prabowo berjanji akan melanjutkan semua hal yang sudah dilakukan oleh Jokowi," tuturnya.

"Jangan ada kesan bahwa dengan begini Jokowi kelihatan khawatir tidak akan diprioritaskan di kemudian hari," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.