Jokowi Jadi Gelandangan Politik Usai Dipecat PDI Perjuangan, Bingung belum ada yang Menawarkan? Ini Analogi dan Analisa Jitu Politisi!

AKURAT BANTEN - Politikus Partai Gerindra, Immanuel Ebenezer memberikan analogi bahwa Jokowi adalah 'mutiara' yang terbuang dari Partai Demokrai Indonesia (PDI) Perjuangan.
Selanjutnya, Nuel mengatakan jika Gerindra akan sangat beruntung apabila Jokowi bisa masuk ke dalam partainya dan Gerinda pun sangat terbuka.
Namun analogi Ebenezer, dibantah melalui Analis Politik Universitas Padjadjaran Bandung, Kunto Adi Wibowo mengatakan bahwa kans Jokowi masuk Gerindra cukup sulit lantaran RI-1 berada di dalamnya.
"Tak mungkin ada matahari kembar," ujar Kunto.
Belakangan dikabarkan, Jokowi akan bergabung dengan Partai Golkar, spekulasi menunjukkan adanya pengakuan, bahwa presiden ke-7 ini, mengaku memang sudah berkomunikasi dengan Golkar.
Namun saat ditemui awak media di Solo, Jokowi mengatakan komunikasi tersebut tidak terkait dengan kabar akan menjadi anggota kehormatan di partai Golkar.
"Komunikasi ada, tapi belum," tuturnya pada, Senin (9/12/2024) lalu.
Jokowi menyebut usai dipecat PDI Perjuangan, belum ada partai besar yang menawarkan diri. terkecuali Golkar dan Gerindra yang terbuka untuk dirinya.
Saat ditanya awak media, terkait rencana akan berlabuh ke partai mana, Jokowi hanya menjawab masuk partai perorangan.
"Masih partai perorangan. (Lalu bagaimana dengan KTA PDI Perjuangan untuk dikembalikan) Makasih," jawabnya singkat.
Kemudian Jokowi juga menampik, soal ingin menjadi bagian dari partai Gerindra saat dirinya bertemu Prabowo yang berlangsung di Kertanegara, Jakarta Selatan pada, Jumat (06/12/2024) lalu.
"Nggak, nggak ada pembicaraan mengenai itu (bergabung dengan partai Gerindra)," kata Jokowi, Senin (9/12/2024) diteruskan Akurat Banten pada, Sabtu (14/12/2024).
Jokowi berdalih, bahwa pertemuan tersebut karena diundang Prabowo untuk makan malam bersama, kebetulan ada di Jakarta.
"Ya pas saya di Jakarta, kemudian beliau mengundang saya makan," tutur Jokowi.
Ditanya bagaimana respons soal partai Gerindra kepada dirinya, Jokowi hanya mengeklaim bahwa semua partai terbuka. “Ya semua partai terbuka,” katanya.*******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










