KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

AKURAT BANTEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang tersangka dalam penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) untuk periode 2018-2023.
Penetapan tersangka ini terkait dugaan penyimpangan yang terjadi selama proyek berlangsung.
Baca Juga: Miris! 20 Orang Korban Guru Ngaji Cabul Ciledug Tangerang, Semua Warga Sekitar
Meskipun demikian, pihak KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas tersangka maupun materi pokok dari kasus ini.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengonfirmasi penetapan tersangka tersebut pada Jumat (31/1/2025).
Namun, Tessa menyatakan bahwa detail mengenai kasus ini belum bisa dipublikasikan lebih lanjut.
"Untuk materinya belum bisa dishare," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan. Meski demikian, KPK telah mengindikasikan bahwa penyelidikan ini telah memasuki tahap yang lebih serius.
Sebelumnya, KPK mengumumkan bahwa pihaknya tengah mengusut dugaan korupsi terkait proyek digitalisasi SPBU yang dilaksanakan oleh PT Pertamina antara tahun 2018 hingga 2023.
Baca Juga: Kebakaran 13 Gudang di Dadap Tangerang, Operasional Bandara Soetta Tak Terganggu
Proyek ini menjadi sorotan setelah KPK mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprindik) pada bulan September 2024.
KPK juga telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mendalami lebih jauh perkara ini.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK pada 20 Januari 2025.
Saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus ini berasal dari berbagai perusahaan dan lembaga yang terkait langsung dengan proyek digitalisasi SPBU.
Di antaranya adalah Koordinator Pengawasan BBM BPH Migas, Agustinus Yanuar Mahendratama, serta sejumlah pejabat dan mantan pejabat di PT Pertamina dan perusahaan terkait lainnya.
Mereka diminta memberikan keterangan untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.
Tessa menyebutkan bahwa meski KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini, pengumuman resmi mengenai identitas tersangka belum akan dilakukan.
Baca Juga: TNI AD Akui Oknum Anggotanya Terlibat Pembunuhan Wanita di Pondok Aren Tangsel
"Kami sudah ada tersangkanya, namun untuk pengumuman secara resmi akan dilakukan nanti," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







