Profil Afriansyah Noor yang Bukan Orang Sembarangan Rumornya Siap Jadi Wamenaker di Kabinet Prabowo

AKURAT BANTEN - Afriansyah Noor, sering dipanggil Ferry, adalah sosok politikus Indonesia yang namanya kian mencuat di panggung nasional karena kapasitasnya yang teknis, pengalaman politik, serta kepeduliannya pada budaya dan tradisi.
Lahir di Jambi pada 20 April 1972, Afriansyah menghabiskan masa kecil di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta.
Pendidikan Afriansyah terbilang akumulatif: setelah SD di Lubuk Linggau dan menamatkan SMA di Jambi, ia meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) tahun 1997.
Kemudian, ia menempuh studi S2 Ilmu Administrasi di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010.
Baca Juga: Wamen ATR Puji Layanan Digital dan Drive Thru Kantah Tangerang
Di tahun 2023, ia juga memperoleh Program Profesi Insinyur di Universitas Sriwijaya.
Sebelum aktif di dunia politik, Afriansyah memiliki pengalaman di sektor swasta dan birokrasi.
Misalnya, ia pernah menjadi pengawas proyek di PT Nusa Raya Cipta (1996), Direktur Operasional dan Marketing di beberapa perusahaan, serta Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban di Komplek Kemayoran.
Afriansyah Noor adalah kader Partai Bulan Bintang (PBB) sejak tahun 1998. Ia pernah menjadi Sekretaris Jenderal PBB selama dua periode, yaitu 2017-2019 dan 2019-2024.
Meskipun beberapa kali mencalonkan diri sebagai anggota DPR sejak Pemilu 2004 hingga 2019, ia belum berhasil terpilih.
Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Afriansyah diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan sejak 15 Juni 2022 hingga Oktober 2024.
Setelah periode tersebut, ia resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain karier di politik dan pemerintahan, Afriansyah juga aktif dalam budaya dan adat setempat. Ia memiliki beberapa gelar adat, seperti Datuak Rajo Basa dari Lembaga Adat Melayu Jambi, dan gelar-gelar dari adat Lubuk Linggau.
Kehidupan keluarganya tetap dikelola dengan cukup privat: ia merupakan anak dari Fauzi Noor dan Upik Tando; menikah dengan Lin Nurhayani, dengan empat orang anak.
Afriansyah Noor adalah seorang Muslim.
Kehidupan politiknya di PBB, partai yang berbasis Islam, juga menunjukkan keterkaitan kuat dengan nilai-nilai Islam, termasuk tradisi keagamaan dan kultur lokal.
Nama Afriansyah terus digaungkan sebagai calon pejabat publik strategis, misalnya Wamenaker di pemerintahan baru.
Bergabungnya dia dalam struktur pemerintahan seperti BPJPH juga menunjukkan fokus pemerintah pada aspek halal, sertifikasi produk, dan perlindungan konsumen, yang semakin mendapat perhatian publik.
Baca Juga: Wamen Investasi: MBG Bakal Digelar di Puskemas, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
Bagi masyarakat Banten, kehadiran tokoh seperti Afriansyah Noor memberi pelajaran tentang bagaimana kombinasi latar belakang teknis, pendidikan, budaya lokal, dan politik bisa membentuk pemimpin yang dipercaya memegang jabatan penting di pemerintah pusat.
Penguatan lembaga seperti BPJPH juga bisa berdampak ke lokal, terutama dalam hal sertifikasi produk halal dan industri UMKM yang sebagian besar digerakkan oleh masyarakat Muslim.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







