Ammar Zoni ke Nusakambangan MInta Pacar Cari Mantan Suami Irish Bella Sampai ke Cilacap

AKURAT BANTEN — Kisah pemindahan aktor Ammar Zoni ke Lapas Nusakambangan menyisakan jejak emosional, terutama dalam pesan terakhir yang sempat diungkapkan kepada kekasihnya, dokter Kamelia.
Dalam suasana penuh ketidakpastian, Ammar menuturkan firasat dan harapan sederhana: agar terus dicari bila dirinya dipindah ke tempat yang jauh.
Beberapa hari sebelum proses pemindahan, Ammar bertemu dengan Kamelia di Kejaksaan. Namun bukan hanya pertemuan biasa: komunikasi terakhirnya melalui wartel penjara mengandung makna lebih dalam.
Ia sempat mengatakan kalimat yang kini menjadi viral:
“Kalau aku dipindahin, cari aku ya.”
Dalam percakapan itu, Ammar juga menyampaikan,
“Kamu sama Om Jon (pengacara) sama adik‐adikku, cari aku ya.”
Kamelia, yang mengenal sosok Ammar sebagai pribadi yang rendah hati, mengaku bahwa pesan tersebut menandakan bahwa Ammar telah mendahului nasib pemindahan.
Baca Juga: Nasib Irish Bella Nular ke Zeda Salim, Ammar Zoni Makin Parah Main Narkoba hingga Ancam Ini ke Pacar
Bagi Kamelia, momen itu dipenuhi emosi, antara kesedihan, harapan, dan kesetiaan yang tak lekang.
Amar tak lama kemudian benar-benar dipindah secara diam-diam ke Nusakambangan pulau penjara yang terkenal sebagai tempat isolasi tinggi di Indonesia.
Pemindahan tersebut dianggap sebagai konsekuensi kasus narkoba yang tengah menjeratnya, termasuk dugaan pengedaran narkotika dari balik jeruji penjara.
Dalam surat terakhir yang sempat dibacakan Ustaz Derry Sulaiman, Ammar menegaskan bahwa ia tidak seperti tuduhan media.
Ia menyebut bahwa ia bukan pengedar, melainkan seseorang yang tengah di masa pembinaan, berharap nama baiknya segera pulih.
Kamelia mengungkapkan, hatinya hancur mendengar kabar pemindahan tersebut.
Namun ia menegaskan bahwa ia bersama keluarga, kuasa hukum, dan tim pendukungnya tidak akan meninggalkan Ammar sendirian.
“Kita di sini. Aku, Adit, Om Jon, semua teman Bang Ammar akan support, akan kawal kasus ini,” ucapnya dengan tegas.
Baca Juga: Baru Keluar Rehabilitasi, Ammar Zoni Tertangkap Nyabu Lagi
Dukungan publik terhadap keduanya pun muncul.
Banyak netizen dan kalangan selebriti menyuarakan empati dan berdoa agar proses hukum berjalan adil.
Nama Ammar dan Kamelia menjadi pusat perhatian media hiburan dan jagat maya, terutama setelah pesan terakhir itu diberitakan luas.
Bagi publik Banten, kisah ini bukan hanya tentang selebriti di Jakarta, tetapi juga menggambarkan bagaimana konflik hukum dan romansa bisa saling bersinggungan di tengah sorotan media.
Pesan sederhana “cari aku ya” menjadi fragmen emosional yang mewakili kasih, keraguan, dan pengharapan dalam ruang penyesalan dan penantian.
Situasi ini juga mengingatkan bahwa figur publik, meski tampak dekat dan familiar, tetap berhadapan risiko besar: pemberitaan miring, tuduhan di media sosial, dan proses hukum yang melelahkan.
Bagi masyarakat, penting menahan diri agar tidak langsung percaya klaim tanpa fakta, agar tidak menjadi pihak yang memperparah psikologis mereka yang tengah diuji.
Akhirnya, pesan terakhir Ammar Zoni bukan sekadar kalimat romantis melainkan sinyal bahwa dalam tiap konflik hidup, seseorang berharap agar masa depan tetap dikenang, agar kasih tetap dijaga meski terpisah jarak.
Baca Juga: Trik Licik Pengedar Narkoba di Jaksel, Kopi dan Kosmetik Jadi Kedok Bisnis Terlarang
Kini harapan publik adalah agar hukum berjalan adil, semua pihak mendapat hak pembelaan, dan kisah ini berakhir dengan keadilan yang bisa diterima banyak pihak.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










