Banten

VIRAL Kasus Lama Nadya Almira Tabrak Lari Adnan, Kini Ibu Korban Ungkap Rahasia Tak Terduga Ini

Andi Syafriadi | 19 Oktober 2025, 12:41 WIB
VIRAL Kasus Lama Nadya Almira Tabrak Lari Adnan, Kini Ibu Korban Ungkap Rahasia Tak Terduga Ini

AKURAT BANTEN — Di tengah sorotan media yang kembali mengarah ke nama pesinetron Nadya Almira, muncul pengakuan mengejutkan dari pihak keluarga korban yakni ibu dari Adnan.

Sempat memilih diam saat Nadya memamerkan unggahan di sosial media, sang ibu kini buka suara: “Maaf, belum pikun.”

Ini menjadi babak baru dalam kisah yang telah lama bergulir sejak kecelakaan puluhan tahun lalu.

Kasus kecelakaan yang melibatkan Nadya Almira dan Adnan terjadi sekitar 13 tahun lalu, di mana Adnan menjadi korban dan Nadya dianggap pihak yang terkait.

Baca Juga: Pemotor Terluka Parah Usai Tabrak Truk di Tanjung Barat, Polisi: Diduga Karena Kurang Fokus

Pada Oktober 2025, hubungan antara keduanya kembali memanas setelah keluarga korban mengunggah kritik di sosial media, menuding Nadya belum menyelesaikan tanggung jawab secara menyeluruh.

Sebelumnya, Nadya mengungkap bahwa ia telah bertemu dengan pihak korban dan pun menyatakan telah berdamai secara kekeluargaan.

Dalam periode sebelumnya, ibu Adnan memilih untuk tidak banyak berkomentar saat Nadya membuat unggahan yang dilihat banyak orang sebagai “pamer” terkait hubungan atau momentum tertentu.

Setelah lama bungkam, kini ia memberi klarifikasi resmi. Melalui pernyataan yang beredar, ia menyebut:

Baca Juga: Celana Pink Sahroni Viral! Suka Tabrak Warna dari Muda Ternyata Jadi Kebiasaan Sang Anggota NasDem Waktu Main Golf

“Maaf, saya belum pikun,” yang dikonotasikan sebagai pengakuan bahwa ia masih sadar penuh atas situasi dan memilih waktu tepat untuk buka suara.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa sikap diamnya bukan karena lupa atau tidak tahu menahu, tetapi justru terencana menunggu momen yang tepat untuk angkat bicara.

Ungkapan sang ibu memunculkan reaksi beragam:

Sebagian warganet memuji kejujuran dan keberaniannya untuk berbicara setelah masa penantian panjang.

Baca Juga: Buntut Insiden Trantis Tabrak Ojol di Aksi Unjuk Rasa 28 Agustus, Sejumlah Organisasi Mahasiswa Kabupaten Tangerang Turun Geruduk Mabes Polri

Sebagian lain mengkritik; mereka menilai bahwa sikap “pamer” Nadya di sosial media bisa memperkeruh suasana jika tidak diimbangi klarifikasi yang transparan.

Kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi keluarga di Banten dan di seluruh Indonesia bahwa mekanisme serius dalam menyelesaikan konflik baik melalui perdamaian maupun tanggung jawab sangat penting agar tidak terkesan terus terbuka dan viral tanpa titik akhir.

Pernyataan ibu Adnan yang akhirnya buka rahasia setelah lama memilih diam menutup satu bab dalam kisah panjang antara Nadya Almira dan korban kecelakaan.

Ungkapan sederhana “Maaf, saya belum pikun” membawa pesan kuat bahwa keheningan bukan berarti tidak peduli melainkan bisa menjadi strategi menunggu waktu tepat untuk bicara.

Baca Juga: Tabrak Ojol hingga Tewas, Mobil Listrik Naik Trotoar dan Hantam Warung di Antasari

Bagi Nadya, bagi keluarga korban, dan bagi masyarakat di Banten yang mengikuti kisah ini ini mengingatkan bahwa kejelasan, tanggung jawab, dan penyelesaian kekeluargaan adalah poin penting dalam tiap konflik publik.

Semoga kisah ini bisa berakhir dengan damai, bukan hanya untuk mereka yang terlibat, tetapi juga sebagai pelajaran bagi kita semua.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.