Banten

Viral Video Ritual di Prambanan: Mengapa Aksi Zikir Kelompok Baju Putih Ini Picu Ketegangan?

Saeful Anwar | 30 Desember 2025, 15:46 WIB
Viral Video Ritual di Prambanan: Mengapa Aksi Zikir Kelompok Baju Putih Ini Picu Ketegangan?

AKURAT BANTEN – Jagat maya kembali diguncang oleh sebuah potongan video yang memantik diskusi hangat di ruang publik.

Sebuah rekaman menunjukkan sekelompok orang berpakaian serba putih tengah khusyuk menggelar zikir di pelataran Candi Prambanan, Sleman, DIY.

Pemandangan ini tak pelak menjadi anomali yang menyedot perhatian masif. Bagaimana tidak?

Aktivitas religius tersebut dilakukan di jantung situs cagar budaya yang merupakan monumen agung peninggalan peradaban Hindu.

Hingga saat ini, video tersebut telah menembus angka 958 ribu tayangan, memicu gelombang komentar yang beragam dari netizen di seluruh tanah air.

Baca Juga: Strategi 'Gas Pol' Kapolri Berantas Narkoba dan Judol Bikin Presiden Prabowo 'Pusing', Ada Apa?

Respons Cepat Manajemen TWC

Merespons kegaduhan yang kian liar, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko segera angkat bicara.

Manajemen menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul sekaligus memberikan klarifikasi mendalam untuk meluruskan persepsi publik.

"Kami mohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan ini. Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, kami akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas wisatawan agar tetap selaras dengan norma dan nilai luhur Candi Prambanan sebagai situs Hindu terbesar di Indonesia," tulis pernyataan resmi PT TWC, Senin (29/12/2025).

Baca Juga: Bye-bye Macet Bitung! Akses Tol KM 25 Siap Beroperasi, Perjalanan ke Jakarta Jadi Jauh Lebih Singkat

Kronologi di Balik "Zikir Putih"

Berdasarkan investigasi internal, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (25/12/2025).

Petugas lapangan PT TWC sebenarnya telah mendeteksi aktivitas tersebut secara real-time dan langsung memberikan teguran tegas di lokasi.

Berikut adalah poin-poin penting hasil pendataan petugas:

  • Asal Pengunjung: Rombongan tersebut terkonfirmasi berasal dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
  • Identitas Kelompok: Indikasi awal menunjukkan mereka adalah komunitas penganut aliran kepercayaan atau tradisi Kejawen.
  • Rekam Jejak: Ratno Timur, General Manager PT TWC Prambanan, mengungkapkan bahwa kelompok ini mengklaim sering melakukan ritual serupa di berbagai tempat, termasuk Bali.

Baca Juga: Di Balik Bencana Sumatera: KSAD Kecam Aksi 'Biadab' Sabotase Jembatan Darurat, Baut Sengaja Dilepas!

 

Manajemen TWC menegaskan bahwa ada garis tegas yang tidak boleh dilanggar dalam pengelolaan zona candi.

Sesuai regulasi pemanfaatan situs, prioritas peribadatan di kawasan Candi Prambanan secara mutlak diperuntukkan bagi umat Hindu (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman