Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Heboh, Joman 'Cuma Cari Sensasi dan Pansos'

AKURAT BANTEN - Isu mengenai ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat setelah muncul gugatan baru yang diajukan ke Pengadilan Negeri Solo.
Gugatan tersebut langsung menuai perhatian publik dan memancing beragam respons dari berbagai pihak, termasuk relawan Jokowi Mania atau Joman.
Kelompok relawan pendukung Jokowi itu menilai gugatan terkait ijazah Presiden RI ke-7 tersebut tidak memiliki dasar kuat.
Ketua Joman, Andi Azwan, bahkan menyebut langkah hukum itu hanya bertujuan mencari popularitas dan perhatian publik.
Menurut Andi, argumentasi yang digunakan penggugat dinilai terlalu dipaksakan dan sulit diterima secara logis.
Ia menilai perkara tersebut lebih bernuansa sensasi dibanding upaya serius mencari kebenaran hukum.
Gugatan itu diketahui menyeret sejumlah pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada dan aparat kepolisian.
Penggugat mendalilkan adanya dugaan perbuatan melawan hukum terkait polemik ijazah Jokowi yang selama ini ramai diperbincangkan di ruang publik.
Baca Juga: Bonjowi Serang UGM soal Ijazah Jokowi, Tuduh Kampus Sengaja Pasang Badan
Namun, Joman mempertanyakan dasar hukum atau legal standing penggugat dalam perkara tersebut.
Andi Azwan menilai alasan yang menyebut reputasi kampus menurun akibat isu ijazah Jokowi justru terdengar tidak relevan.
Ia juga menanggapi klaim penggugat yang menyebut kesulitan memperoleh klien karena merupakan alumni UGM.
Menurutnya, persoalan profesionalitas seorang pengacara tidak semestinya dikaitkan dengan isu politik maupun nama institusi pendidikan.
Baca Juga: Refly Harun Bongkar Kejanggalan Foto Ijazah Jokowi, Pernyataannya Picu Heboh
Andi menegaskan bahwa jika seseorang mengalami kendala dalam profesinya, maka hal itu seharusnya menjadi evaluasi pribadi, bukan menjadikan isu ijazah Presiden sebagai alasan utama.
Polemik ijazah Jokowi memang bukan pertama kali muncul.
Dalam beberapa tahun terakhir, isu serupa beberapa kali dibawa ke ranah hukum maupun menjadi perdebatan di media sosial.
Meski begitu, sejumlah proses hukum sebelumnya disebut telah memberikan penjelasan terkait keaslian dokumen pendidikan Jokowi.
Baca Juga: Penggugat Sebut Ijazah Jokowi Asli, Tapi Kenapa Polisi Tetap Digugat? Fakta Ini Bikin Heboh
Tim kuasa hukum Presiden juga sebelumnya telah membantah berbagai tuduhan mengenai ijazah palsu.
Mereka menegaskan bahwa isu tersebut pernah diuji melalui jalur hukum dan tidak terbukti sebagaimana tudingan yang berkembang.
Di media sosial, gugatan terbaru ini kembali memicu pro dan kontra.
Sebagian masyarakat menganggap langkah hukum tersebut merupakan hak warga negara, sementara pihak lain menilai isu itu sengaja terus diangkat demi kepentingan tertentu.
Baca Juga: Jaksa Pertanyakan Bukti Forensik Ijazah Jokowi, Kasus Roy Suryo Cs Terancam Buntu
Pengamat politik menilai polemik semacam ini berpotensi memicu kegaduhan berkepanjangan apabila terus dimainkan di ruang publik tanpa bukti yang jelas.
Isu yang menyangkut tokoh nasional juga dinilai mudah berkembang menjadi perdebatan luas di tengah masyarakat.
Sampai saat ini, proses gugatan di Pengadilan Negeri Solo masih berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Semua pihak pun diminta menghormati jalannya persidangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu disinformasi di tengah publik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










