Banten

Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Heboh, Joman 'Cuma Cari Sensasi dan Pansos'

Aullia Rachma Puteri | 10 Mei 2026, 05:53 WIB
Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Heboh, Joman 'Cuma Cari Sensasi dan Pansos'
ijazah jokowi jadi salah satu kasus yang mengada-ada

AKURAT BANTEN - Isu mengenai ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat setelah muncul gugatan baru yang diajukan ke Pengadilan Negeri Solo.

Gugatan tersebut langsung menuai perhatian publik dan memancing beragam respons dari berbagai pihak, termasuk relawan Jokowi Mania atau Joman.

Kelompok relawan pendukung Jokowi itu menilai gugatan terkait ijazah Presiden RI ke-7 tersebut tidak memiliki dasar kuat.

Ketua Joman, Andi Azwan, bahkan menyebut langkah hukum itu hanya bertujuan mencari popularitas dan perhatian publik.

Baca Juga: Geger! Rustam Effendi Bongkar 'Skenario' Ijazah Jokowi, Nama Pratikno Terseret: Presiden Prabowo Diminta Segera Copot Menko PMK!

Menurut Andi, argumentasi yang digunakan penggugat dinilai terlalu dipaksakan dan sulit diterima secara logis.

Ia menilai perkara tersebut lebih bernuansa sensasi dibanding upaya serius mencari kebenaran hukum.

Gugatan itu diketahui menyeret sejumlah pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada dan aparat kepolisian.

Penggugat mendalilkan adanya dugaan perbuatan melawan hukum terkait polemik ijazah Jokowi yang selama ini ramai diperbincangkan di ruang publik.

Baca Juga: Bonjowi Serang UGM soal Ijazah Jokowi, Tuduh Kampus Sengaja Pasang Badan

Namun, Joman mempertanyakan dasar hukum atau legal standing penggugat dalam perkara tersebut.

Andi Azwan menilai alasan yang menyebut reputasi kampus menurun akibat isu ijazah Jokowi justru terdengar tidak relevan.

Ia juga menanggapi klaim penggugat yang menyebut kesulitan memperoleh klien karena merupakan alumni UGM.

Menurutnya, persoalan profesionalitas seorang pengacara tidak semestinya dikaitkan dengan isu politik maupun nama institusi pendidikan.

Baca Juga: Refly Harun Bongkar Kejanggalan Foto Ijazah Jokowi, Pernyataannya Picu Heboh

Andi menegaskan bahwa jika seseorang mengalami kendala dalam profesinya, maka hal itu seharusnya menjadi evaluasi pribadi, bukan menjadikan isu ijazah Presiden sebagai alasan utama.

Polemik ijazah Jokowi memang bukan pertama kali muncul.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu serupa beberapa kali dibawa ke ranah hukum maupun menjadi perdebatan di media sosial.

Meski begitu, sejumlah proses hukum sebelumnya disebut telah memberikan penjelasan terkait keaslian dokumen pendidikan Jokowi.

Baca Juga: Penggugat Sebut Ijazah Jokowi Asli, Tapi Kenapa Polisi Tetap Digugat? Fakta Ini Bikin Heboh

Tim kuasa hukum Presiden juga sebelumnya telah membantah berbagai tuduhan mengenai ijazah palsu.

Mereka menegaskan bahwa isu tersebut pernah diuji melalui jalur hukum dan tidak terbukti sebagaimana tudingan yang berkembang.

Di media sosial, gugatan terbaru ini kembali memicu pro dan kontra.

Sebagian masyarakat menganggap langkah hukum tersebut merupakan hak warga negara, sementara pihak lain menilai isu itu sengaja terus diangkat demi kepentingan tertentu.

Baca Juga: Jaksa Pertanyakan Bukti Forensik Ijazah Jokowi, Kasus Roy Suryo Cs Terancam Buntu

Pengamat politik menilai polemik semacam ini berpotensi memicu kegaduhan berkepanjangan apabila terus dimainkan di ruang publik tanpa bukti yang jelas.

Isu yang menyangkut tokoh nasional juga dinilai mudah berkembang menjadi perdebatan luas di tengah masyarakat.

Sampai saat ini, proses gugatan di Pengadilan Negeri Solo masih berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Semua pihak pun diminta menghormati jalannya persidangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu disinformasi di tengah publik.

Baca Juga: Digugat Alumni UGM, Ijazah Jokowi Dipertanyakan Keasliannya dan Langsung Dibawa ke Meja Hijau di PN Solo

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.