Banten

Gadis Ini Tertipu Pria Tampan asal Malaysia Rp738 Juta! Awas, Modusnya Bisnis Bodong

Mitha Theana | 11 November 2023, 13:05 WIB
Gadis Ini Tertipu Pria Tampan asal Malaysia Rp738 Juta! Awas, Modusnya Bisnis Bodong

AKURAT BANTEN - Seorang wanita bernama Petty Eva menjadi korban penipuan bisnis bodong, hingga mencapai Rp738 juta. 

Yang ngenesnya lagi, dia tertipu oleh orang yang dikenalnya melalui layanan kencan Okcupid. Hingga kini, kasusnya tidak selesai. 

Dilansir dari akun X miliknya Petty Eva @Pettyeva93, dikatakan dirinya menjadi korban penipuan bisnis bodong Rp738 juta. 

Baca Juga: BLUNDER! Prabowo Subianto Melarang Buruh Menuntut Agar Pengusaha Menaikkan Upah Minimum Setiap Tahunnya.

"Aku ketipu sama dia, senilai Rp738.000.000," katanya, dikutip Akurat Banten, Sabtu (11/11/2023). 

Dikisahkan, peristiwa nahas itu bermula dari dirinya mencari teman kencan di aplikasi Okcupid dan akhirnya berkenalan dengan pelaku. 

"Awal kenal Pelaku di aplikasi Okcupid. Dia aktif banget di aplikasi dating, karena ada korban lain atau yang pernah chat mereka, chat ke aku by TikTok," jelasnya memulai. 

Dari aplikasi kencan itu, komunikasi mereka pun berlanjut ke pesan WhatsApp (WA). Saat itu, pelaku langsung menawarkan bisnis. 

Baca Juga: Destinasi Wisata 'KAMPUNG BADUY' Cantik Kampungnya Cantik Gadisnya, Bisa Bikin Ogah Pulang!

"Chat dimulai dengan beliau di WA di tanggal 23 Juli 2023 dan cerita ttg bisnisnya, bahkan suka pamer profit. Pelaku mengaku asli dari Malaysia - KL stay di Kingsford KLCC," ungkapnya. 

Dirinya mengaku yakin setelah pelaku membagikan KTP miliknya. 

"Setelah lama chat dengan pelaku, dia memulai aksinya kembali di tanggal 20 September 23 untuk menyarankan buka online store di Shopee jadi dropshipper dengan keuntungan 10%," jelasnya. 

Baca Juga: Anda Masih Mengganggur? Coba Kunjungi Job Fair Karena Ada 9.189 Lowongan Pekerjaan

Dirinya menduga, pelaku telah mempelajari data dirinya yang dari dulu ingin memiliki bisnis sampingan.

"Namun saya tidak menjalankan bisnis tersebut, karena belum tertarik. Namun di tanggal 22, beliau membahas bisnis tersebut dan menawarkan logo, sehingga saya hanya terima bersih," tambahnya.

Dia pun kembali tidak menanggapi tawaran bisnis itu dengan alasan sibuk bekerja. Tetapi pelaku tidak kehilangan akal dan putus asa.

"Saya tetap tidak buka toko tersebut berdalih sibuk. Namun di tanggal 26 September, pelaku menyuruh saya kembali, dan tidak menyadari bahwa secara tidak langsung dia sudah ngepush saya terus-menerus," sambungnya. 

Baca Juga: PULAU BIDADARI, Seribu Keindahan di Pulau Seribu Jakarta

Komunikasi antara dia dan pelaku pun berlanjut. Pada tanggal 29 September, pelaku mengingatkan agar korban dan mau memulai bisnis tersebut dengan alasan jangan melewatkan peluang emas. 

"Di sini saya menanyakan terkait keberanan domain addres, karena sedikit curiga, namun kecurigaan saya hilang saat dia mengirimkan toko dia," jelasnya. 

Akhirnya, dirinya pun terjebak. Dia mengikuti kemauan pelaku dan mulai mendaftar di tanggal 1 Oktober 2023.

"Di tanggal 1 beliau menyarankan saya beli paket promosi $50 dan membelinya melalui Kucoin terlebih dahulu. Bahkan sebelum saya bayar, paket promosi orderan sudah masuk," tambahnya. 

Baca Juga: Tak Terima Vonis 12 Tahun Penjara, Irwan Hermawa Banding Putusan Hakim

Waktu terus berjalan dan modal yang masuk pun semakin besar tanpa ada kejelasan. 

"Seiring berjalannya waktu, saya top up Rp50 juta dan melakukan payment atas orderan yang datang. Namun di tanggal 14 Oktober saya tidak bisa bayar orderan dan toko di freeze. dan di malam hari dia bilang klo tokonya kena juga," sambungnya. 

Dari sinilah, dia tanpa sadar telah masuk perangkap dan dikuras. 

"Kemudiaan karena beliau mengingatkan banyak uang di dalam, sehingga saya mengunfreeze dan bayar deposit $1000, dan di tanggal 17 Okt, toko freeze lagi, dan dia marah terhadap saya. Kemudian setelah consul customer service, suruh saya bayar deposit $2000 dan ajuin tutup," paparnya. 

Baca Juga: Kemarau Panjang Tambah Penderitaan Warga di Malingping, Sulit Cari Air Bersih

Kejadian ini terus berlanjut. Meski korban telah merasa ada yang tidak beres, namun dia terus melanjutkan bisnis bodong dan diperas. 

"Akhirnya begitu terus sampai saya hampir di freeze ke 3x nya di tanggal 25 Oktober. Saya mulai merasakan k khawatiran dan meminta beliau ajarin saya withdrawal uang saya $1.456 di dalam, memastikan kebenaran dan kemudian saya percaya lagi," terangnya. 

Pelaku benar-benar lihai dalam memeras korban dan membuat korban masuk ke dalam jebakannya.  

"Kemudian toko saya freeze lagi dan harus bayar deposit lagi $8000 dan pelaku menyuruh saya negosiasi dengan CS. Saya pun melakukan dan akhirnya $8000 terbayar dengan cara gaji saya bulan Oktober habis semua kesana," tambahnya.

Baca Juga: Kenali 3 Makanan Khas Banten Yang Paling Dicari di Daftar Menu Lesehan Nusantara

Pada 3 November, dia benar-benar merasa telah tertipu. Tetapi masih tidak punya kekuatan untuk keluar dari jeratan pelaku. 

"Saya best effort tutup dan ingin lepas dari pria dan toko dia. Saya dibuat merasa bersalah, karena di satu sisi saya hanya ingin belajar bisnis dan pacar saya tahu saya belajar bisnis. Namun karena kesibukan, beliau lupa warning saya," jelasnya.

Pada tanggal 3 November, tengah malam, dirinya kembali ragu tidak bisa bayar orderan. 

"Saya mau withdrawal uang saya di dalam $10.234, namun di reject. Di sini lah awal ketakutan saya dimulai. 4 Nov saya mulai menanyain beliau apakah ini scam dan sudah chat dengan Kombes KBRI KL apa saja data yang perlu dilengkapi," katanya masih berpikir positif. 

Baca Juga: Polisi Tetapkan Teknisi Listrik Pasar Malam Kabupaten Serang Tersangka, Buntut Tewasnya Bocah 11 Tahun

Tetapi, nasi sudah menjadi bubur. Pelaku telah menyadari jika korban sudah sadar telah menjadi korban penipuan. Komunikasi pun diputus.

"Beliau pun akhirnya blocked saya, dengan membawa total uang Rp738 juta," pungkasnya. 

Unggahan korban membuat banyak netizen miris. Mereka tidak bisa membayangkan korban tertipu hingga Rp738 juta. Seperti diungkapkan Bel @fancisul. 

"Mbak kok bisa ketipu ratusan jutaaa? Bismillah, tahun 2024 punya duit sebanyak ini dengan cara halal tentunya. Buat mbaknya semoga uangnya diganti lebih-lebih dan masnya segera ketangkep," jelasnya.

Lain lagi dengan Ridwan Syah Putera @Buyung__, dikatakan dari awal komunikasi saja ada yang aneh dengan pelaku. 

"Dari link yang dia kasih aja uda suspicious banget, kenapa ga lebih hati-hati gitu untuk makesure? Apalagi untuk ngeluarin uang dan terbilang bisnis. Apa karena terbuai dari awal uda panggil  babe/honey/baby/darling?," tandasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.