Setelah 4 Hari, Bocah Yang Hanyut di Ciledug Kota Tangerang Ditemukan Tak Bernyawa di Jakarta Barat

AKURAT BANTEN - Pencarian korban tenggelam, MF (11) yang terbawa arus aliran kali Angke di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, sejak Jumat (1/12/2023) kini telah dihentikan.
Korban yang merupakan murid kelas VI di SDN Sudimara II Ciledug itu telah ditemukan tak bernyawa di daerah Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat oleh tim gabungan pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Dikutip dari keterangan Instagram Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Senin (4/12/2023), jasad korban saat ditemukan dengan kondisi terlentang tersangkut tumpukan sampah.
- Baca Juga: FITNAH Kubu GIBRAN: Pasangan AMIN Yang Mengajukan di Tiadakannya Debat Capres Dan Cawapres
- Baca Juga: Goresan Tinta Emas Dari Perjalanan Panjang PASKIBRAKA Indonesia
- Baca Juga: Nomer Urut 2 Capres Prabowo: Janjikan Anak Sekolah Diberikan Makan Siang dan Minum Susu Gratis
Untuk saat ini, korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan otopsi. Selanjutnya, jenazah korban akan langsung dikebumikan oleh pihak keluarga di wilayah Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug.
Diketahui sebelumnya, seorang bocah berinisial MF (11) terseret arus sungai saat sedang bermain bersama teman-temannya di pinggir Kali Angke yang berlokasi di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (1/12/2023).
Dalam pencarian korban melibatkan berbagai unsur-unsur organisasi. Seperti Basarnas, BPBD Kota Tangerang, TNI, Polri, RPAI Tangerang Kota, DMC DD, IEA Kota Tangerang, Tagana Tangerang Kota, IEA Tangsel, Semut Tangsel dan unsur lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










