Banten

8 Calon Pengantin di Grobogan Positif HIV, Tetap Lanjut Menikah

Mitha Theana | 5 Februari 2024, 16:09 WIB
8 Calon Pengantin di Grobogan Positif HIV, Tetap Lanjut Menikah

AKURAT BANTEN - Delapan calon pengantin di Grobogan, Jawa Tengah, dinyatakan positif HIV. Hal ini terungkap saat konseling. 

Sub Koordinator Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Gunawan Cahyo Utomo mengatakan, ada 15 ribu calon pengantin. 

Dijelaskan, konseling calon pengantin dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan, Jawa Tengah. 

Baca Juga: Omset Puluhan Juta Rupiah Hanya Dari Hobi Koleksi Kaktus Rumahan Hingga Memiliki Galeri

"Dinkes melalui 30 puskesmas mulai melakukan konseling dan tes HIV pra nikah kepada masyarakat," katanya, dikutip Senin (5/2/2024). 

Dilanjutkan dia, konseling ini sangat penting, untuk mengetahui kondisi calon pengantin, terutama kesehatannya. 

"Setelah itu baru dilakukan skrining kesehatan HIV/AIDS tersebut. Jika tidak mempunyai perilaku berisiko maka hanya sampai pada konseling 3E (HIV-Sifilis-Hepatitis) saja," sambungnya. 

Baca Juga: Inilah Tujuh Ciri Istri Pembawa Rezeki di Keluarga

Sebaliknya, jika berisiko, maka akan dites HIV, Sifilis dan Hepatitis. 

Dikatakan, dalam setahun Dinkes Grobogan telah melakukan konseling dan tes HIV kepada 15 ribu pasang calon pengantin 2023.

"Ini sebagai bentuk deteksi dini, pelindungan ibu dan anak. Sekaligus sebagai upaya penekanan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Grobogan," jelasnya.

Baca Juga: Destinasi Wisata Pantai Dato Majene Sejuta Pesona Keindahan Yang Tak Pernah di Lupakan

Setelah kedapatan positif, maka keputusan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan atau tidak diserahkan kepada kedua belah pihak.

"Memang setelah mendapatkan hasil tersebut ada yang tetap melanjutkan dengan catatan rutin berobat antiretroviral ARV. Tapi ada yang tidak jadi melangsungkan ke jenjang pernikahan," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.