Netizen kena Prank! Donasi untuk Singgih Sahara Digunakan Beli iPhone dan Bayar Utang Pinjol

AKURAT BANTEN - Komika asal Semarang, Singgih Sahara berhasil ngeprank netizen yang tulus ikhlas memberikan donasi untuknya.
Donasi itu dikumpulkan Singgih, dengan alasan membantu ibunya yang mengalami gagal ginjal dan anaknya yang speech delay.
Namun, bantuan yang harusnya digunakan untuk cuci darah ibunya, digunakan untuk membeli iPhone, Nintendo, Xiaomi Pad dan lainnya.
Baca Juga: Setelah Viral, Pemkab Lebak Batalkan Belanja Sofa dan TV LED Rp2,4 Miliar
Sementara pengobatan ibunya telah dicover oleh BPJS Kesehatan.
Tidak hanya itu, dia juga menggunakan uang donasi itu untuk bayar utang pinjaman online dan bermain judi online.
Yang parahnya lagi, bantuan yang terkumpul dari donasi yang berhasil dia kumpulkan mencapai Rp250 juta dan semuanya ludes.
Menurut akun X Pekerja Sosial @bangwilddss yang mengawal kasus itu, diketahui Singgih mendapatkan donasi sebesar Rp250 juta.
Dari total Rp250 juta itu, hanya Rp50 juta yang dia gunakan untuk kebutuhan merawat ibu dan anaknya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Pengunjung Pasar Cipadu Melonjak! Omzet Pedagang Capai Ratusan Juta
Sedangkan sisanya Rp10 juta, digunakan membayar kontrakan. Dalam 3 tahun terakhir, Singgih punya utang pinjol Rp30 juta.
"Singgih sudah tanda tangan di atas materai untuk penyerahan mutasi rekening dari 2019 yang akan dikawal mas Agil," katanya, dikutip Akurat Banten, Kamis (21/3/2024).
Dalam perjanjian itu juga, Singgih mengaku siap pasang badan, karena tidak mau mengembalikan uang donasi yang telah terpakai.
"Hadeh Singgih Singgih, selain buat dipake bayar pinjol. Temen-temen mau tau gak uangnya di pake apa? Taraaaaaaa, Iphone 15, Ps 5, Nintendo, Xiaomi Pad, dan barang mahal lainnya," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang terhimpun, Singgih telah mediasi di Kantor Kelurahan Karanganyar Gunung, Candisari.
Mediasi itu juga dihadiri oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak yayasan yang jadi donatur, hingga pihak KitaBisa.
Zulfikar Akbar yang diminta sejumlah donatur untuk mewakili menjadi mediator turut mengikuti mediasi tersebut.
Baca Juga: Perang Sarung, 11 Remaja di Ciledug Ditangkap Polisi
Terpisah, Kasi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Karanganyar Gunung, Rully AdityaBratha mengatakan, dalam mediasi itu telah disepakati beberapa hal.
"Pertama disepakati Singgih untuk mengembalikan sejumlah donasi yang diselewengkan atau tidak peruntukannya. Pihak KitaBisa juga meminta rekening koran Singgih," terangnya.
Dijelaskan, pihak KitaBisa meminta kerugian dari donasi yang ditransfer paling lambat 30 Juni 2024.
"Apabila sampai 30 Juni 2024 belum bisa mengganti kerugian dari KitaBisa, maka akan diteruskan ke proses hukum," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang







