Berita Duka : Ayah Almarhumah Dokter Auliya Korban Bullying PPDS Undip Meninggal Dunia di RSCM

AKURAT BANTEN - Ayah dari almarhumah dokter Auliya juga seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Undip dikabarkan meninggal hari ini sekitar pukul 01.00 WIB.
Ayah dokter Auliya mengembuskan napas terakhirnya setelah seminggu menjalani perawatan di RS Ciptomangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Sebelumnya diberitakan dokter Auliya meninggal karena bunuh diri akibat bullying di tempat belajarnya.
Baca Juga: KPU Banten Buka Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Selama Tiga Hari
Kondisi sang ayah disebut terus memburuk pasca mendengar kabar kematian anaknya akibat bunuh diri.
Juru bicara Kementerian Kesehatan, dr Mohammad Syahril mengatakan pihaknya sudah mengetahui kabar ayah dari dokter Auliya sakit saat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bertakziah ke rumah sang mendiang.
"Dari situ Kemenkes RI kemudian memfasilitasi agar beliau dirawat di RSCM karena kondisinya sudah semakin drop," tuturnya.
"Kita bisa bayangkan yah, bagaimana bapak kehilangan anak tercintanya, dari saat mendengar kabar itu, kondisinya terus menurun," lanjut Syahril.
Baca Juga: Pasca Deklarasi, Airin-Ade Dapat Dukungan Partai Gelora
Syahril mengatakan kondisi sang ayah sudah memburuk selama menjalani perawatan di RSUD Kardinah Kota Tegal. Almarhum yang berusia 65 tahun sempat menjalani koma hepatikun, hematemesis melena, sampai akhirnya gagal napas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









