Bentrok Ormas di Tangsel Semakin Meresahkan, Kesbangpol Apa Gunanya?

AKURAT BANTEN - Ulah kelompok organisasi masyarakat (ormas) kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, bentrokan antara dua organisasi perusak bangsa itu pecah di kawasan Muncul, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa, 5 November 2024, malam.
“Iya benar ada kejadian tersebut. Saat ini masih kita dalami," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (6/11/2024).
Bentrokan bermula saat sekitar 80 anggota ormas mendatangi sebuah posko ormas lainnya di Jalan Setu Perempatan, yang kemudian puluhan anggota ormas tersebut diduga merusak hingga membakar pos tersebut.
Baca Juga: Tersandung Narkoba, Kadis DPMD Lebak Sikapi Oknum Kades Margajaya
"Lalu tiba-tiba langsung melakukan perusakan dan membakar posko. Kemudian saksi menghindar karena jumlah massa ormas banyak," ungkapnya.
Akibatnya, posko tersebut mengalami kerusakan dan beberapa material bangunan hangus.
Sementara, Kasi Humas Polres Tangsel, AKP Agil Syahril mengatakan bentrokan dipicu perebutan lahan wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. “Jadi permasalahan awalnya ialah penguasaan lahan di Gunung Sindur Bogor antara ormas A dan ormas B," ungkap Agil.
Baca Juga: Bapenda Optimalisasi PAD, Gencarkan Penagihan Pemahaman Pajak
Semantara seorang warga, Delon mengaku telah lama merasa resah dengan keberadaan ormas yang kerap ribut dan bentrok yang menyebabkan masyarakat terganggu serta khawatir.
“Emang keberadaan ormas selalu meresahkan. Selalu berantem. Ada aja yang dipermasalahkan. Entah itu lahan parkir atau lainnya. Ga ada gunanya. Yang ada membahayakan orang lain,” kata Delon.
Ia pun mempertanyakan tugas dari instansi yang memelihara ormas tersebut. “Ini kan tugas Kesbangpol yang harusnya bisa membina setiap ormas. Tolong, jangan ganggu Kenyamanan publik lah,” keluhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kemenkes Perkuat Deteksi Penyakit Menular di Pintu Masuk Bandara Soekarno-Hatta
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









