Banten

Siti Badriah Hamil Anak Kembar, Salah Satu Bayi Tidak berada Dalam Rahim melainkan di Saluran Tuba. Krisjiana Baharudin Unggah Kabar Duka

Saeful Anwar | 21 Desember 2024, 15:47 WIB
Siti Badriah Hamil Anak Kembar, Salah Satu Bayi Tidak berada Dalam Rahim melainkan di Saluran Tuba. Krisjiana Baharudin Unggah Kabar Duka

AKURAT BANTEN-Pelantun lagu Syantik yang terkenal, Siti Badriah tengah mengandung anak kedua dengan sang suami, Krisjiana Baharudin.

Kebahagiaan kedua pasangan itu berubah menjadi duka. Pasalnya Krisjiana Baharudin mengunggah kabar, tentang jabang bayi yang berada dalam kandungan.

Lewat unggahan di reels Instagram @krisjianabah, dikabarkan Siti awalnya mengandung calon bayi kembar.

Namun karena dengan kondisi tertentu, mengharuskan dokter mengangkat satu janin calon buah hati mereka.

Baca Juga: Jelang Lanjutan Laga Piala AFF 2024 Timnas Indonesia vs Filipina, Pelatih Shin Tae-yong: Kami akan bekerja keras!

Padahal menurut Kris, sapaan akrabnya, calon buah hatinya itu sudah memiliki detak jantung.

Diketahui, awalnya Siti mengetahui dirinya hamil anak kembar pada 14 Oktober 2024.

"14 Oktober, 1 bulan setelah tahu Siti hamil, kembali dikagetkan ternyata Siti hamil anak kembar,"

Lalu diketahui selanjutnya, satu dari calon jabang bayinya Siti dan Kris tidak berada di rahim melainkan di saluran tuba.

Sehingga, Siti harus segera dioperasi untuk mengeluarkan satu calon jabang bayinya itu.

Baca Juga: Jelang Liburan Natura, Presiden Prabowo Minta Menteri BUMN Turunkan Harga Tiket Pesawat Sebesar 10 Persen

Dengan harapan, satu calon bayinya yang ada di rahim bisa terselamatkan.

Malah itu juga Siti harus operasi untuk mengangkat satu janin dan rahim yang ada di saluran tuba sebelah kanan."

"Operasi dilakukan besok pagi, berat rasanya harus angkat calon bayi yang sudah ada detak jantungnya," jelasnya.

Parahnya lagi jika tidak segera dioperasi akan berbuntut pada kondisi sang ibu.

Baca Juga: Diskominfo Dorong Percepatan Peningkatan Implementasi Satu Data Indonesia Dalam Perencanaan Pembangunan

"Kalau dibiarkan, nyawa Siti yang terancam,"
Setelah operasi berhasil dilakukan, Siti dan Kris diperlihatkan calon bayi yang berhasil diangkat.

"Akhirnya operasinya selesai, alhamdulillah anak kami satu lagi berhasil selamat. Dan kita di sini diperlihatkan calon bayi yang sudah berhasil diangkat dari tuba."

Meski berat, keduanya kini mencoba ikhlas dan memilih pasrah pada takdir sang Pencipta.

"Berat banget, sepanjang perjalanan selalu mikir, apakah ini takdirku ya Allah?"

Baca Juga: Perlu Diketahui, 3 Tempat Yang Tidak Boleh Tertawa, Salah Satunya terdapat dalam kehidupan bermasyarakat, Begini Penjelasannya

Harusnya delapan bulan lagi kamu bisa daddy dan mommy gendong sama kembaran kamu," terang Kris dalam keterangan video.

Tak mau patah arang, Kris mencoba bangkit dan kini semakin fokus pada keluarga kecilnya.

Terlebih pada kesehatan Siti pasca-operasi dan putri kecil mereka.

"Meskipun sedih dan merasa runtuh. Aku sadar, bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan umatnya."

Baca Juga: Mengenal Asal Mula Membaca Ramalan Garis Tangan

"Semua milik Allah, apapun yang ada di dunia ini cuma titipan. Allah pasti punya rencana lebih baik."

"Kehilangan satu calon anakku, Allah masih kasih kepercayaan lain untuk menjaga Xarena, Siti dan satu lagi calon anakku yang selamat," terang Kris.

Kini kondisi kandungan Siti sudah membaik, dan janin di kandungannya pun sudah berusia empat bulan.

Baca Juga: Perkembangan Terkini, Polisi Test Urine Isteri Seret Suami Di Cipayung Jaktim, Hingga Patah Kaki Diketahui Selingkuh

Kris meminta doa agar kehamilan sang istri diberikan kelancaran sampai persalinan nanti.

Sekarang adeknya Xarena udah menginjak empat bulan di kandungan."

"Mohon doanya ya semuanya, mudah-mudahan mamanya Xarena dan calon adiknya Xarena diberi kelancaran dan keselamatan sampai melahirkan." tutupnya. (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman