Banten

Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk, Sandy Permana Diduga Korban Pembunuhan, Sempat Cekcok Dengan Sosok Ini

Cooky T. Adhikara | 13 Januari 2025, 20:20 WIB
Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk, Sandy Permana Diduga Korban Pembunuhan, Sempat Cekcok Dengan Sosok Ini

AKURAT BANTEN - Dunia hiburan tanah air dikejutkan oleh berita duka meninggalnya aktor Sandy Permana pada Minggu pagi, 12 Januari 2025.

Aktor yang dikenal lewat perannya dalam serial "Mak Lampir" ini ditemukan tewas di dekat rumahnya di Perumahan Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Tubuhnya penuh luka tusuk, yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan.

Baca Juga: Viral! Dua Pria Lakukan Aksi Kejahatan Coba Bobol Warung, Aksi Gagal Terekam CCTV

Menurut laporan saksi, Sandy sempat pergi ke danau untuk menemui seseorang sebelum kejadian.

Tidak lama setelah itu, ia ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi bersimbah darah di pinggir jalan dekat kompleks perumahannya.

Penyelidikan awal mengungkapkan adanya cekcok antara Sandy dan seorang pria yang juga merupakan tetangganya.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa Sandy Permana menjadi korban pembunuhan.

Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Gaji Fantastis dan Target Piala Dunia 2026

Pertengkaran dengan pria yang diduga tetangganya diyakini menjadi pemicu utama insiden ini.

Pelaku diduga melarikan diri setelah kejadian, dan kini menjadi target pengejaran oleh pihak berwajib.

Polres Metro Bekasi telah mengambil langkah cepat untuk mengusut kasus ini, dengan memeriksa lima saksi, termasuk istri dari pria yang sempat cekcok dengan korban sebelum ditemukan tewas.

Baca Juga: Alami Kendala Dalam Biaya Pendidikan, Cak Imin Minta Orang Tua Siswa Segera Melapor ke Pemda

Selain itu, polisi juga sedang memburu pelaku utama yang diduga kabur setelah insiden.

Tim penyidik tengah mendalami bukti dan kronologi kejadian untuk mengungkap motif pembunuhan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.