Tragedi di Ciputat, Tangsel: Sopir Angkot Berjuang Hingga Akhir, Ditemukan Meninggal di Dalam Mobilnya

AKURAT BANTEN-Kisah pilu seorang sopir angkot di Ciputat, Tangerang Selatan, menyentuh hati banyak orang.
TS (48), seorang pria yang dikenal sebagai pejuang keluarga, ditemukan meninggal dunia di dalam angkot trayek S10 pada Jumat (4/4/2025) siang.
Kronologi Kejadian
TS diketahui masih bekerja menarik angkot meski dalam kondisi sakit.
Istrinya mulai khawatir ketika TS tak kunjung pulang dan ponselnya tidak aktif.
Sang anak, Ilham, kemudian mencari ayahnya ke tempat biasa TS mangkal.
Baca Juga: Biaya Tarif KRL Solo-Jogja Lebaran Naik? Coba Bayar Pakai KMT Langsung Tap
Pencarian Ilham membawanya ke sebuah SPBU di dekat mal, tempat angkot ayahnya terlihat terparkir.
Betapa terkejutnya Ilham, ia menemukan sang ayah sudah terbujur kaku di jok depan angkot.
"Almarhum pejuang keluarga, keadaan sakit masih memikirkan nafkah buat keluarga," ungkap Kompol Bambang Askar Sodiq, Kapolsek Ciputat Timur.
Baca Juga: Azizah Salsha Lebaran Sendirian, Mertua Pratama Arhan: Enggak Ada Libur Lebaran
Kondisi Kesehatan TS dan Hasil Pemeriksaan
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh TS.
Keluarga mengungkapkan bahwa TS memang sudah lama menderita sakit gula dan paru-paru.
Baca Juga: Air Fryer Tidak Sehat? Ini Fakta yang Harus Semua Orang Tahu
Kisah TS dengan cepat menyebar dan menuai simpati dari masyarakat.
Banyak yang mengungkapkan rasa duka dan kekaguman atas kegigihan TS dalam mencari nafkah untuk keluarganya.
"Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tulis seorang warganet di media sosial.
Baca Juga: Apa Itu Hematomegali? Pembengkakan Hati Ternyata Disebabkan karena Garam
Tragedi ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang perjuangan hidup dan pentingnya menjaga kesehatan.
Kisah TS adalah cerminan dari banyaknya orang yang berjuang tanpa lelah demi keluarga mereka (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










