Tegas! Try Sutrisno Bicara Soal Mutasi Anaknya di TNI: 'Itu Prestasi Dia, Saya Tidak Ikut Campur'

AKURAT BANTEN - Mantan Wakil Presiden Jenderal (Purn) Try Sutrisno angkat bicara mengenai kabar mutasi putranya, Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo, di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dengan nada tegas, Try Sutrisno menyatakan bahwa dirinya tidak pernah sedikit pun ikut campur tangan dalam perjalanan karier sang putra di militer.
Pernyataan ini disampaikan Try Sutrisno kepada Tempo di kediamannya yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (1/5/2025).
"Saya tidak ikut campur. Karier anak saya itu prestasi dia," ujarnya lugas.
Lebih lanjut, Try Sutrisno menilai bahwa mutasi hingga penangguhan penempatan jabatan yang dialami oleh Kunto Arief merupakan hal yang wajar dalam organisasi TNI.
Ia menegaskan bahwa Panglima TNI memiliki otoritas penuh untuk menempatkan bahkan mencopot jabatan seorang prajurit.
"Tentara biasa diganti, jangan dikait-kaitkan. Saya tidak peduli, tidak mau urus itu," imbuh mantan Panglima ABRI tersebut.
Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya mengeluarkan keputusan untuk menangguhkan mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo dari jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Keputusan penangguhan ini tertuang dalam surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 tertanggal 30 April 2025, yang meralat surat keputusan sebelumnya bernomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayor Jenderal Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa penangguhan mutasi tersebut dilakukan atas pertimbangan adanya perwira yang masih memiliki tugas yang diemban dalam organisasi.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak memiliki kaitan dengan isu-isu di luar TNI maupun sikap dari para purnawirawan.
"Tidak ada kaitannya dengan isu-isu di luar TNI atau sikap purnawirawan," tegas Mayjen Kristomei dalam telekonferensi pada Jumat (2/5/2025).
Pernyataan Try Sutrisno ini menjadi menarik di tengah sorotan publik terhadap sikapnya yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Forum tersebut sebelumnya menyampaikan tuntutan agar Gibran Rakabuming Raka dicopot dari jabatannya sebagai wakil presiden.
Mereka menilai bahwa Gibran telah melanggar hukum terkait proses pencalonannya dalam pemilihan presiden yang lalu.
Dengan pernyataan tegasnya ini, Try Sutrisno seolah ingin menarik garis batas yang jelas antara pandangan pribadinya di luar institusi TNI dengan perjalanan karier putranya di dalam organisasi tersebut.
Ia menekankan bahwa profesionalisme dan prestasi menjadi landasan utama bagi karier Letjen Kunto Arief Wibowo (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










