Banten

Brutal! Gegara Derita Depresi, Seorang Pria Bacok 7 Orang Tetangga saat Menjenguk

Andi Syafrani | 30 Mei 2025, 06:30 WIB
Brutal! Gegara Derita Depresi, Seorang Pria Bacok 7 Orang Tetangga saat Menjenguk

AKURAT BANTEN - Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, dikejutkan dengan aksi mengerikan yang terjadi pada Selasa pagi.

Seorang pria bernama Eko Arman Afrianto, yang dikenal dengan nama panggilan Slamet, tiba-tiba mengamuk dan menyerang tetangganya sendiri menggunakan sabit. Dalam insiden mengejutkan itu, tujuh orang menjadi korban bacokan, mayoritas di antaranya adalah perempuan.

Baca Juga: KPK Ungkap Praktik Suap Tenaga Kerja Asing di Kemnaker, Ancaman Berat bagi Dunia Kerja Nasional

Menurut penuturan warga setempat sekaligus saksi mata, Sumitro, kejadian bermula ketika beberapa tetangga berniat menjenguk Slamet yang belakangan diketahui tengah mengalami gangguan kejiwaan.

Namun bukan sambutan hangat yang mereka terima, justru serangan brutal yang nyaris merenggut nyawa mereka. Slamet keluar membawa sabit dan membacok warga yang ada di depan rumahnya tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Debut Jonatan Christie Berakhir Usai Kalah dari Malaysia di Singapore Open 2025

“Warga sempat berlari menyelamatkan diri ke rumah-rumah tetangga lainnya, tapi Slamet terus mengejar sambil mengayunkan sabitnya. Enam perempuan ikut jadi korban, dan lima di antaranya mengalami luka cukup parah,” ujar Sumitro.

Baca Juga: Tragis! Puluhan Warga Tewas dan Terluka Saat Berebut Makanan di Gaza

Aksi tak terkendali itu sontak membuat warga sekitar panik. Beberapa orang berusaha mengevakuasi korban yang bersimbah darah, sementara lainnya berkumpul untuk mengamankan pelaku. Slamet sendiri sempat bersembunyi di dalam kamarnya setelah menyerang para korban.

Namun, warga yang geram dengan kejadian tersebut akhirnya mengepung rumahnya dan berhasil menangkapnya.

Baca Juga: Ormas Bikin Resah? Bima Arya: Kalau Perlu, Pidanakan dan Bubarkan Saja!

Setelah ditangkap, pelaku langsung diikat dan dihajar warga hingga babak belur. Warga yang emosinya memuncak merasa terpukul karena korban serangan adalah tetangga sendiri yang dikenal baik dan tak pernah punya masalah. Beberapa dari korban bahkan dikenal akrab dengan keluarga pelaku.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350 Ribu, Maruarar: KPR Terjangkau, Hunian Berkualitas

Kapolsek Ngadirojo, AKP Makhmudi Kurnianto, menyampaikan bahwa dugaan sementara motif pelaku adalah karena gangguan kejiwaannya kambuh.

Menurut keterangan yang dikumpulkan dari keluarga dan warga sekitar, Slamet memang sudah lama mengidap gangguan mental dan beberapa kali menunjukkan perilaku aneh, namun tidak pernah sampai membahayakan seperti ini sebelumnya.

Baca Juga: Indonesia Gandeng Kadin Prancis Bangun 1.000 Dapur Gizi Gratis di Seluruh Indonesia

“Untuk saat ini, kasus sudah kami limpahkan ke Polres Pacitan. Kami juga masih menunggu kondisi para korban stabil agar bisa dimintai keterangan lebih lanjut,” kata AKP Makhmudi.

Lima korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Pacitan karena luka bacok yang cukup dalam. Satu korban lainnya dirawat di Puskesmas Ngadirojo dan satu lagi menjalani rawat jalan. Tim medis terus memantau perkembangan kondisi mereka, terutama yang mengalami luka serius di kepala dan punggung.

Baca Juga: Sejarah Terukir di Borobudur: Prabowo dan Macron Perkuat Ikatan Budaya Indonesia-Prancis!

Polisi juga sedang mempertimbangkan langkah penanganan lanjutan terhadap pelaku, termasuk kemungkinan rujukan ke rumah sakit jiwa untuk pemeriksaan kejiwaan lebih mendalam.

Sementara itu, suasana Desa Sidomulyo masih diselimuti rasa trauma dan waspada, mengingat insiden ini terjadi begitu cepat dan menimpa warga yang sama sekali tidak menduga bakal diserang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC