Kejar-kejaran di Tol Sidoarjo: Komplotan Pembobol Gudang Rokok Dilumpuhkan Polisi, Dua Orang Tewas Ditembak

AKURAT BANTEN - Aksi kejahatan lintas daerah berakhir tragis bagi dua pelaku pembobolan toko dan gudang rokok yang terlibat dalam pengejaran dramatis di ruas Tol Sidoarjo, Selasa dini hari.
Tim gabungan dari Polres Sidoarjo, Polres Tulungagung, dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menembak mati dua anggota komplotan karena dianggap membahayakan keselamatan petugas di lapangan.
Baca Juga: Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha Dibaca Jam Berapa? Inilah Keutamaannya yang Jarang Orang tahu
Kejadian ini merupakan hasil pengembangan dari sejumlah laporan kasus pencurian dengan modus serupa di berbagai wilayah Jawa Timur. Polisi telah lama mengendus keberadaan kelompok ini, yang diduga kuat berasal dari wilayah Magelang, Jawa Tengah dan diketahui berpindah-pindah daerah untuk melancarkan aksinya. Mereka dikenal spesialis membobol toko dan gudang rokok besar di kawasan Jawa Timur.
Baca Juga: Gatot Kies, Sosok Penuh Canda dan Tawa di Balik Harmoni Ungu, Berpulang Selamanya
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan kelompok ini sudah menjadi target lama pihak kepolisian. Jumhur menyebut, mereka telah beraksi di beberapa daerah mulai dari Gresik, Malang, Tulungagung, Sidoarjo, hingga Situbondo.
“Kelompok ini bukan pemain baru. Mereka memang terorganisir dan berpindah-pindah wilayah untuk menghindari penangkapan,” kata Jumhur.
Awal pengejaran dimulai ketika tim gabungan menerima informasi intelijen bahwa kelompok tersebut telah masuk ke Jawa Timur usai beraksi di Bali. Saat kendaraan mereka melintas di ruas tol Malang–Sidoarjo, petugas langsung melakukan pengejaran.
Pelaku sempat dihadang di pintu keluar Kejapanan, namun justru menabrak mobil petugas dan mencoba kabur dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Harusnya 3 Juni Hari Libur Nasional? Ini Sederet Momen Penting yang Terjadi Hari Ini
“Kami sudah berikan tembakan peringatan, tapi mereka tetap nekat. Karena mereka membahayakan, akhirnya kami lakukan tindakan tegas. Dua pelaku tewas saat itu juga,” ungkap Jumhur.
Dua pelaku yang tewas diketahui berinisial A dan E, keduanya pria asal Magelang berusia sekitar 30 tahun. Seorang pelaku lainnya, berinisial N, berhasil ditangkap dalam kondisi hidup dan kini ditahan di Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Satu orang lagi, berinisial J, berhasil melarikan diri ke kawasan permukiman Kahuripan dan masih dalam pengejaran intensif.
Baca Juga: Truk Alami Rem Blong, Kecelakaan Beruntun Kembali Terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pelaku N juga terlibat dalam tindak kejahatan lain, termasuk kasus perampasan. Polisi memastikan bahwa komplotan ini berbeda dengan jaringan serupa yang sebelumnya ditangkap di Probolinggo.
Selain menyisir lokasi persembunyian pelaku yang buron, tim juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih luas yang mendukung aksi mereka.
Baca Juga: Siap Menuju Puncak Haji, 196 Ribu Jamaah Indonesia Akan Bergerak ke Arafah 4 Juni 2025
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kendaraan pelaku yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Di antaranya alat-alat untuk membobol toko, uang tunai hasil curian, serta ponsel yang kini sedang dianalisis untuk melacak komunikasi mereka.
Tim gabungan masih terus melakukan pengembangan untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang belum teridentifikasi dan agar bisa memutus rantai kejahatan serupa di wilayah lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









