Ancaman Bom di Udara! Pesawat Jamaah Haji Saudia Airlines Dievakuasi ke Medan

Akurat Banten - Perjalanan ibadah haji yang semestinya penuh ketenangan mendadak berubah menjadi situasi genting.
Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5276, yang mengangkut ratusan jamaah haji dari Jeddah menuju Jakarta, harus mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Medan, usai munculnya ancaman bom yang dikirim lewat email.
Ancaman diterima sekitar pukul 07.30 WIB oleh pihak PT Angkasa Pura.
Email tersebut berisi pesan dari pengirim tak dikenal yang menyebut adanya bahan peledak di dalam pesawat.
Baca Juga: Aksi Sigap Petugas Gagalkan Ancaman Bom di Pesawat Saudia Airlines
Pihak otoritas bandara langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi keamanan untuk merespons cepat.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa langkah pengalihan penerbangan ke Medan dilakukan demi keselamatan seluruh penumpang dan kru.
“Evakuasi ini dilakukan setelah kami menerima laporan adanya ancaman bom melalui surat elektronik. Kami langsung mengaktifkan pusat kendali darurat untuk menanggulangi situasi ini,” ujar Lukman.
Sebanyak 442 penumpang, yang merupakan bagian dari Kloter 12 JKS, terdiri dari 207 jamaah pria dan 235 jamaah wanita, langsung dievakuasi setelah pesawat mendarat di lokasi parkir terisolasi.
Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati, sesuai protokol keamanan penerbangan.
AirNav Indonesia pun mengonfirmasi bahwa pilot memutuskan untuk divert atau mengalihkan rute penerbangan menuju Medan setelah berkoordinasi dengan Air Traffic Controller (ATC).
Baca Juga: PayLater Bukan Cuma Gaya, Tapi Gaya Hidup Baru Anak Muda!
“Penerbangan dialihkan sebagai langkah mitigasi risiko,” jelasnya.
Tim Penjinak Bom (Jihandak) dari kepolisian sudah disiagakan dan segera melakukan penyisiran menyeluruh terhadap pesawat.
“Pesawat langsung diarahkan ke isolated parking, dan tim keamanan menjalankan pemeriksaan ketat untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan,” tambah Lukman.
Pihak Kemenhub memastikan seluruh prosedur penanganan darurat telah dilakukan sesuai aturan.
Koordinasi terus dijalankan antara otoritas bandara, maskapai, dan petugas keamanan agar situasi tetap terkendali.
Beruntung, seluruh penumpang dalam kondisi aman.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan di dunia penerbangan terhadap potensi ancaman yang bisa muncul kapan saja.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










