Banten

AS Bombardir Iran! Trump Klaim Luncurkan 3 Serangan Ke Situs Nuklir

Andi Syafrani | 22 Juni 2025, 14:04 WIB
AS Bombardir Iran! Trump Klaim Luncurkan 3 Serangan Ke Situs Nuklir

AKURAT BANTEN - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Sabtu malam lalu, dunia dikejutkan oleh pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump: militer AS melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap tiga situs nuklir utama Iran.

Trump, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui sambungan telepon kepada Reuters, menyebut serangan ini sebagai "sangat berhasil."

 Baca Juga: TERKUAK! 10 Batu Akik Paling Sakti di Indonesia: Konon Berkhodam, Pembawa Rezeki Hingga Pelindung Gaib!

"Mereka (Iran) harus berdamai sekarang juga, atau mereka akan diserang lagi," tegas Trump, nada suaranya terdengar penuh ancaman.

Pernyataan ini diiringi klaim bahwa lima hingga enam bom pemecah bunker telah dijatuhkan di fasilitas Fordow, yang disebut Trump sebagai "permata mahkota" program nuklir Iran.

Selain Fordow, 30 rudal Tomahawk juga dilaporkan menghantam dua situs nuklir lainnya: Natanz dan Isfahan.

 Baca Juga: BIKIN GEGER! Rumah Subsidi 18 Meter Persegi Hadir di Pusat Kota: Impian Gen Z Punya Hunian Dekat Kantor Kini Jadi Kenyataan

Sumber-sumber di pemerintahan AS menyebutkan keterlibatan pesawat pengebom siluman B-2 dalam operasi ini. Fordow, yang terletak di bawah tanah di selatan Teheran, selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas nuklir Iran yang paling terlindungi.

Trump sendiri, melalui platform media sosial Truth Social, menulis, "Seluruh muatan bom dijatuhkan ke situs utama, Fordow. Fordow sudah hancur."

 Baca Juga: INI DIA! Gaji Pilot Garuda Indonesia Bikin Melongo, Ada yang Tembus Ratusan Juta Rupiah Per Bulan!

Klaim Trump ini dibarengi dengan pernyataan bahwa semua pesawat AS telah kembali ke pangkalan dengan selamat. Ia pun tak lupa memberikan pujian kepada "para Prajurit Hebat Amerika."

Dalam pidato singkat di Gedung Putih, Trump melayangkan ultimatum kepada Iran:

"Berdamai atau bersiap menghadapi serangan selanjutnya!"

 Baca Juga: HEBOH! 16 Miliar Password Akun Google, Facebook, Apple Bocor: Ini ‘Senjata’ Terbesar Hacker & Cara Cek Akunmu!

Sementara itu, reaksi dari Iran beragam. Media Iran Tasnim melaporkan adanya serangan udara di kompleks Fordow, meskipun detailnya masih simpang siur.

Sementara itu, media Israel, Kan, mengutip seorang pejabat yang menyatakan serangan AS dilakukan dengan "koordinasi penuh" dengan pemerintah Israel.

Kabar ini semakin diperkuat oleh sumber Gedung Putih yang menyebutkan bahwa Trump langsung menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah serangan tersebut.

 Baca Juga: Titi DJ Bocorkan Rencana Resepsi Stephanie Poetri: Nikah di Amerika, Pesta Intimate di Bali atau Lombok!

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Israel dan Iran dalam beberapa pekan terakhir. Konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kedua negara ini, kini semakin memperkeruh situasi geopolitik global.

Apakah serangan ini akan menjadi titik balik, atau justru memperburuk situasi, masih menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab. Dunia internasional pun menanti dengan cemas perkembangan selanjutnya.

 Baca Juga: Gempa Hari Ini Guncang Jailolo Maluku Utara, Berpotensi Tsunami?

Ancaman Trump untuk melancarkan serangan lebih lanjut jika Iran tidak berdamai menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.

Para analis internasional kini tengah berupaya menganalisis dampak jangka panjang dari serangan ini, baik terhadap stabilitas regional maupun terhadap upaya internasional untuk mencegah proliferasi senjata nuklir.

 Baca Juga: WADUH! Dapat Ancaman Bom Lagi, Pesawat Saudia Airlines Muscat-Surabaya Lakukan Pendaratan Darurat di Kualanamu

Peristiwa ini menjadi pengingat akan betapa rapuhnya perdamaian dan betapa tingginya taruhan dalam konflik Timur Tengah.

Dunia berharap agar semua pihak dapat meredakan ketegangan dan mencari solusi damai untuk menghindari konsekuensi yang lebih buruk. Masa depan kawasan ini, dan mungkin dunia, kini berada di ujung tanduk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC