Banten

HEBOH! Netizen Brasil Serbu Akun Instagram Prabowo, Minta Presiden Selamatkan Pendaki Juliana di Rinjani

Andi Syafrani | 24 Juni 2025, 18:43 WIB
HEBOH! Netizen Brasil Serbu Akun Instagram Prabowo, Minta Presiden Selamatkan Pendaki Juliana di Rinjani

AKURAT BANTEN - Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendadak jadi pusat perhatian dunia setelah insiden tragis menimpa Juliana Costa, pendaki berusia 28 tahun asal Brasil. Pada Minggu pagi, 22 Juni 2025, Juliana terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam hampir 200 meter saat mendaki bersama rombongan kecil.

Hingga Selasa, 24 Juni 2025, ia masih terjebak di tebing terjal, memicu kepanikan di kalangan netizen Brasil.

Akun Instagram Presiden Prabowo Subianto pun kebanjiran komentar, dengan ribuan warga Brasil mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyelamatkan nyawa Juliana.

Baca Juga: Evaluasi Haji 2025 Jadi Sorotan, DPR Buka Peluang Bentuk Pansus Khusus Lagi

Komentar seperti “Por favor, salve Juliana!” dan “Indonesia, use helicopters!” membanjiri akun @prabowo dan @presidenri.

Warga Brasil tampak frustrasi karena evakuasi terhambat oleh medan curam dan cuaca buruk. Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, menanggapi fenomena ini dengan tenang.

“Setiap laporan yang masuk ke media sosial Presiden, baik dari dalam maupun luar negeri, pasti kami cek dan tindak lanjuti,” ujarnya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Ia menegaskan bahwa tim kepresidenan selalu sigap menangani aduan publik, termasuk kasus darurat seperti ini.

Baca Juga: Drama Akuisisi Rp1,2 Triliun: KPK Sita Senpi hingga Mobil Mewah dari Kasus ASDP-Jembatan Nusantara

Juri mengaku belum tahu pasti apakah Presiden Prabowo sudah mendapat laporan langsung soal Juliana, tapi ia yakin informasi itu sudah sampai ke tim terkait.

“Berdasarkan cara kerja Bapak Presiden, kasus seperti ini biasanya langsung jadi prioritas,” katanya. Sebagai contoh, Juri menyebutkan kasus baru-baru ini di mana Prabowo mengirim tim medis untuk membantu seorang balita di Sulawesi yang butuh operasi darurat.

“Beliau sangat peduli dengan situasi krisis, apalagi yang menyangkut nyawa manusia,” tambah Juri, seraya berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang di Lombok.

Baca Juga: BONGKAR TUNTAS! Segini Gaji Masinis KRL 2025 per Bulan, Lengkap dengan Tunjangan Fantastisnya: Bikin Ngiler ...

Di lapangan, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) berjuang keras menjangkau Juliana. Kepala Basarnas Mataram, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa Juliana terdeteksi di tebing dekat Plawangan Sembalun, sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut.

“Kami pakai drone untuk memetakan posisinya, tapi kabut tebal dan angin kencang bikin evakuasi sangat sulit,” ujar Nanang.

Tim darat bergerak perlahan karena risiko longsor, sementara rencana evakuasi udara terkendala cuaca. BTNGR juga menutup jalur pendakian Rinjani dari Sembalun sejak 23 Juni untuk fokus pada misi penyelamatan.

Baca Juga: Iran Bantah Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel, Tuntut Zionis Hentikan Serangan Duluan

Pemerintah NTB bergerak cepat merespons krisis ini. Gubernur Zulkieflimansyah menggelar rapat darurat pada Senin malam, 23 Juni 2025, dan mengusulkan peminjaman helikopter dari perusahaan swasta di Mataram untuk mempercepat evakuasi.

“Kami kejar waktu emas 72 jam untuk selamatkan Juliana,” katanya.

Kementerian Luar Negeri juga sudah berhubungan dengan Kedutaan Brasil di Jakarta, memastikan keluarga Juliana mendapat informasi terkini. Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menyampaikan duka mendalam dan berjanji akan mengevaluasi protokol keselamatan di destinasi wisata alam seperti Rinjani.

Baca Juga: Geger! Penemuan Jasad Wanita di Sawah Tuban, Polisi Bantah Isu Kepala Putus

Di media sosial, tak hanya netizen Brasil yang bersuara. Warga Indonesia juga ikut menggalang doa dengan tagar #SaveJuliana, menunjukkan solidaritas lintas negara.

“Semoga tim SAR diberi kekuatan dan Juliana bisa diselamatkan,” tulis akun @lombokbercahaya di Instagram.

Insiden ini jadi pengingat betapa menantangnya pendakian di Rinjani, yang dikenal sebagai salah satu gunung terindah tapi juga berbahaya di Indonesia. Dengan perhatian dari Istana hingga masyarakat biasa, semua mata kini tertuju pada upaya tim SAR untuk membawa Juliana pulang dengan selamat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC