HEBOH! Netizen Brasil Serbu Akun Instagram Prabowo, Minta Presiden Selamatkan Pendaki Juliana di Rinjani

AKURAT BANTEN - Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendadak jadi pusat perhatian dunia setelah insiden tragis menimpa Juliana Costa, pendaki berusia 28 tahun asal Brasil. Pada Minggu pagi, 22 Juni 2025, Juliana terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam hampir 200 meter saat mendaki bersama rombongan kecil.
Hingga Selasa, 24 Juni 2025, ia masih terjebak di tebing terjal, memicu kepanikan di kalangan netizen Brasil.
Akun Instagram Presiden Prabowo Subianto pun kebanjiran komentar, dengan ribuan warga Brasil mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyelamatkan nyawa Juliana.
Baca Juga: Evaluasi Haji 2025 Jadi Sorotan, DPR Buka Peluang Bentuk Pansus Khusus Lagi
Komentar seperti “Por favor, salve Juliana!” dan “Indonesia, use helicopters!” membanjiri akun @prabowo dan @presidenri.
Warga Brasil tampak frustrasi karena evakuasi terhambat oleh medan curam dan cuaca buruk. Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, menanggapi fenomena ini dengan tenang.
“Setiap laporan yang masuk ke media sosial Presiden, baik dari dalam maupun luar negeri, pasti kami cek dan tindak lanjuti,” ujarnya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2025.
Ia menegaskan bahwa tim kepresidenan selalu sigap menangani aduan publik, termasuk kasus darurat seperti ini.
Baca Juga: Drama Akuisisi Rp1,2 Triliun: KPK Sita Senpi hingga Mobil Mewah dari Kasus ASDP-Jembatan Nusantara
Juri mengaku belum tahu pasti apakah Presiden Prabowo sudah mendapat laporan langsung soal Juliana, tapi ia yakin informasi itu sudah sampai ke tim terkait.
“Berdasarkan cara kerja Bapak Presiden, kasus seperti ini biasanya langsung jadi prioritas,” katanya. Sebagai contoh, Juri menyebutkan kasus baru-baru ini di mana Prabowo mengirim tim medis untuk membantu seorang balita di Sulawesi yang butuh operasi darurat.
“Beliau sangat peduli dengan situasi krisis, apalagi yang menyangkut nyawa manusia,” tambah Juri, seraya berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang di Lombok.
Di lapangan, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) berjuang keras menjangkau Juliana. Kepala Basarnas Mataram, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa Juliana terdeteksi di tebing dekat Plawangan Sembalun, sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut.
“Kami pakai drone untuk memetakan posisinya, tapi kabut tebal dan angin kencang bikin evakuasi sangat sulit,” ujar Nanang.
Tim darat bergerak perlahan karena risiko longsor, sementara rencana evakuasi udara terkendala cuaca. BTNGR juga menutup jalur pendakian Rinjani dari Sembalun sejak 23 Juni untuk fokus pada misi penyelamatan.
Baca Juga: Iran Bantah Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel, Tuntut Zionis Hentikan Serangan Duluan
Pemerintah NTB bergerak cepat merespons krisis ini. Gubernur Zulkieflimansyah menggelar rapat darurat pada Senin malam, 23 Juni 2025, dan mengusulkan peminjaman helikopter dari perusahaan swasta di Mataram untuk mempercepat evakuasi.
“Kami kejar waktu emas 72 jam untuk selamatkan Juliana,” katanya.
Kementerian Luar Negeri juga sudah berhubungan dengan Kedutaan Brasil di Jakarta, memastikan keluarga Juliana mendapat informasi terkini. Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menyampaikan duka mendalam dan berjanji akan mengevaluasi protokol keselamatan di destinasi wisata alam seperti Rinjani.
Baca Juga: Geger! Penemuan Jasad Wanita di Sawah Tuban, Polisi Bantah Isu Kepala Putus
Di media sosial, tak hanya netizen Brasil yang bersuara. Warga Indonesia juga ikut menggalang doa dengan tagar #SaveJuliana, menunjukkan solidaritas lintas negara.
“Semoga tim SAR diberi kekuatan dan Juliana bisa diselamatkan,” tulis akun @lombokbercahaya di Instagram.
Insiden ini jadi pengingat betapa menantangnya pendakian di Rinjani, yang dikenal sebagai salah satu gunung terindah tapi juga berbahaya di Indonesia. Dengan perhatian dari Istana hingga masyarakat biasa, semua mata kini tertuju pada upaya tim SAR untuk membawa Juliana pulang dengan selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










