Paiman Raharjo Geram Dituduh Cetak Ijazah Palsu Jokowi: Ini Fitnah yang Keji!

AKURAT BANTEN - Isu lama soal dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali mengemuka, kali ini menyeret nama Paiman Raharjo, mantan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Tudingan bahwa ia menjadi dalang di balik pembuatan ijazah tersebut membuat Paiman tak tinggal diam. Dengan penuh emosi, ia membantah keras tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai fitnah yang sengaja dibuat untuk mencoreng reputasinya.
Klarifikasi ini disampaikan melalui sebuah video yang beredar luas di media pada Senin, 30 Juni 2025.
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara Ke-79 Besok, Polda Metro Jaya Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
“Saya tegaskan, tuduhan bahwa saya terlibat dalam pembuatan ijazah palsu Pak Jokowi adalah fitnah yang luar biasa keji dan sama sekali tidak berdasar,” ujar Paiman dengan nada tegas dalam video tersebut.
Ia merasa nama baiknya sebagai akademisi dan mantan pejabat publik telah dirusak oleh isu yang menurutnya sengaja direkayasa.
Paiman menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan polemik ijazah Jokowi, yang menurutnya sudah berulang kali dibuktikan keasliannya oleh pihak berwenang.
Paiman mengakui bahwa ia pernah menjalankan usaha jasa pengetikan di kawasan Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Timur, namun itu terjadi jauh sebelum isu ini muncul.
“Benar, saya punya usaha pengetikan di Pasar Pramuka, tapi itu cuma dari 1997 sampai 2002. Setelah itu, saya sudah tidak pernah lagi ke sana,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa usaha tersebut hanyalah jasa pengetikan biasa, seperti pembuatan dokumen atau surat, dan sama sekali tidak terkait dengan pembuatan ijazah atau dokumen resmi lainnya.
Tudingan lain yang mengaitkan Paiman dengan usaha di kawasan Matraman pada 2017 juga ia bantah. Menurutnya, usaha yang dimaksud adalah restoran Padang yang dikelolanya, bukan tempat percetakan atau jasa yang berkaitan dengan dokumen.
“Saat itu saya sudah menjabat sebagai Penjabat Rektor, dan usaha saya di Matraman adalah rumah makan Padang, bukan tempat buat ijazah atau semacamnya,” tegasnya.
Ia merasa tuduhan ini sengaja dipelintir untuk memperkeruh situasi dan menyerang kredibilitasnya.
Baca Juga: Premanisme Ganggu Proyek Asing di Cilegon, 7 Pelaku Aksi Sweeping Ditangkap Polda Banten
Paiman juga menyinggung soal keaslian ijazah Jokowi yang menurutnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Ia menyebut bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Jokowi menempuh pendidikan, telah mengonfirmasi keabsahan ijazah tersebut. Selain itu, laboratorium forensik Bareskrim Polri juga telah melakukan verifikasi mendalam.
“Saya bersumpah demi Allah, saya tidak tahu apa-apa soal ijazah Pak Jokowi. Bukti keasliannya sudah jelas, ini cuma isu yang sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan orang,” ungkapnya dengan nada penuh keyakinan, menegaskan bahwa polemik ini seharusnya sudah selesai.
Baca Juga: Usai Banjir Lumpuhkan Tol Jakarta-Merak, DPRD Soroti Proyek Exit Tol dan Perumahan Baru
Dalam klarifikasinya, Paiman juga menyinggung hubungannya dengan Roy Suryo, yang sempat ikut mengomentari isu ini. Ia mengaku kecewa karena saran yang ia berikan sebagai teman justru disalahartikan.
“Saya cuma menyarankan sebagai sahabat, karena saya sendiri sudah melihat langsung ijazah asli Pak Jokowi. Tidak ada niat mengintimidasi siapa pun,” tutupnya.
Kasus ini kembali memanaskan diskusi publik, terutama di media sosial, di mana banyak pihak mempertanyakan motif di balik kembalinya isu ijazah ini.
Paiman berharap klarifikasinya dapat menghentikan spekulasi dan memulihkan nama baiknya, sembari mengajak masyarakat untuk fokus pada informasi yang telah diverifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










