Banten

Dirampok Lalu Dibunuh! Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Citarum, Sopir Pribadi Jadi Tersangka

Andi Syafrani | 7 Juli 2025, 15:36 WIB
Dirampok Lalu Dibunuh! Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Citarum, Sopir Pribadi Jadi Tersangka

AKURAT BANTEN - Penemuan mayat seorang wanita tanpa busana di aliran Sungai Citarum, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (3/7) lalu, mengguncang hati warga setempat.

Kejadian ini awalnya diselimuti misteri, namun kini polisi mulai menguak tabir kelam di balik kematian tragis tersebut. Enam orang telah diamankan, dengan tiga di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus pencurian disertai kekerasan yang berujung pada pembunuhan.

Baca Juga: Siswa MI di Cilacap Meninggal Diduga Akibat Dirundung, Salah Satu Pelaku Disebut Cucu Kepsek

Yang lebih mencengangkan, salah satu pelaku ternyata adalah sopir pribadi korban, mengungkap pengkhianatan yang begitu pahit dalam kasus ini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa kasus ini telah melalui proses penyelidikan mendalam.

Baca Juga: Cek Tiket BLACKPINK Jakarta 2025 di Sini, Tenang Masih Ada 3 Pintu untuk Para BLINK Nonton Konser Deadline

“Kami sudah melakukan gelar perkara untuk memetakan peran setiap pelaku. Fakta bahwa sopir korban terlibat membuat kasus ini jauh lebih rumit,” ungkapnya saat berbincang dengan wartawan pada Minggu (6/7).

Menurut Ade Ary, sopir tersebut diduga menjadi otak di balik aksi keji ini, merencanakan perampokan yang akhirnya merenggut nyawa majikannya sendiri.

Baca Juga: Tragis! Polisi NTB Tewas Dibunuh Atasannya Sendiri di Kolam Renang, Pelaku Ditangkap

Kronologi kejadian bermula dari perampokan brutal yang menimpa korban. Barang berharga miliknya, termasuk mobil, dirampas oleh para pelaku. Setelah itu, nyawa wanita tersebut direnggut dengan keji, dan jasadnya dibuang ke Sungai Citarum dalam kondisi yang sangat memilukan. Tiga dari enam pelaku yang ditangkap diduga berperan sebagai penadah, menjual mobil curian milik korban.

Polisi kini masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain, baik yang terlibat langsung maupun yang membantu dari belakang layar, untuk memastikan semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Baca Juga: Syarat KUR BRI 2025 Mudah, Skema Pinjaman BRI Rp50 juta Per Bulan Nyicil Semurah Ini

Penemuan jasad korban pertama kali membuat heboh warga sekitar. Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan tiga pria berusaha mengevakuasi tubuh korban dari arus sungai menggunakan batang bambu.

Dengan penuh hati-hati, mereka menarik jasad ke tepi sungai dan menutupinya dengan terpal biru sebelum petugas kepolisian tiba.

“Kami semua kaget, nggak nyangka ada kejadian sekeji ini di sini,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan evakuasi. Kejadian ini langsung menjadi perbincangan hangat, memicu rasa takut sekaligus simpati di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Warga Diminta Waspada Penipuan IKD, Pemkot Tangerang: Jangan Kasih OTP!

Penyelidikan polisi kini fokus pada motif di balik aksi sadis ini. Selain motif perampokan, penyidik menduga ada kemungkinan faktor lain yang mendorong pelaku, termasuk sopir pribadi korban, untuk melakukan tindakan sekejam itu.

“Kami masih dalami apakah ada dendam pribadi atau motif lain yang memperparah kasus ini,” tambah Ade Ary.

Pemeriksaan terhadap para pelaku terus dilakukan untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat, termasuk kemungkinan adanya jaringan kriminal yang lebih besar di balik kasus ini.

Baca Juga: Ngeri! Justin Hubner Terima Ancaman Pembunuhan, Ada Hubungannya dengan Jennifer Coppen?

Masyarakat kini menanti keadilan untuk korban. Banyak yang berharap polisi segera mengungkap kasus ini hingga tuntas dan para pelaku, terutama sopir yang tega mengkhianati kepercayaan majikannya, mendapatkan hukuman seberat-beratnya.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa kejahatan bisa datang dari orang-orang terdekat, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas.

Penyelidikan masih berlangsung, dan polisi berjanji akan bekerja keras untuk membawa keadilan bagi wanita yang kehilangan nyawanya dalam peristiwa tragis ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC