Kebakaran Rusun Klender Tewaskan Nenek 70 Tahun, Warga Panik di Tengah Malam

AKURAT BANTEN - Sebuah insiden kebakaran melanda rumah susun (rusun) Klender di kawasan Jalan Delima Raya, Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (12/7) dini hari.
Kejadian tragis ini menyebabkan seorang wanita lanjut usia bernama Asmini (70) meninggal dunia di dalam unitnya yang berada di lantai empat.
Baca Juga: Kejagung Geledah Kantor GoTo, Usut Dugaan Korupsi Chromebook Kemendikbud
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengonfirmasi peristiwa tersebut.
“Korban atas nama Ibu Asmini, usia 70 tahun, ditemukan meninggal dunia di unitnya saat proses pemadaman berlangsung,” ujar Bayu saat dimintai keterangan pada Sabtu pagi.
Baca Juga: Rupiah Menguat Tipis, Pasar Waspada Manuver Dagang Trump yang Mulai Bikin Tegang
Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas dari seorang warga yang datang langsung ke pos pemadam kebakaran di wilayah Jakarta Timur pada pukul 00.56 WIB. Tak lama setelahnya, satu unit mobil damkar langsung diterjunkan untuk penanganan awal di lokasi kejadian.
Baca Juga: Tom Lembong Disebut Tak Raup Untung, Tapi Dinilai Rugikan Negara dalam Skandal Impor Gula
Upaya pemadaman kemudian ditingkatkan. Total 13 unit mobil pemadam dan 65 personel dikerahkan oleh Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur.
Para petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.01 WIB dan langsung memulai proses pemadaman satu menit kemudian. Proses ini berlangsung cukup intens karena api cepat merambat ke sejumlah unit di lantai atas.
Kondisi di lokasi sempat membuat panik para penghuni rusun. Banyak di antara mereka berhamburan keluar dari unitnya sambil membawa barang seadanya.
Beberapa warga terlihat mencoba membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan datang. Suasana mencekam dan kepulan asap pekat menyelimuti lantai atas bangunan.
Baca Juga: Baru Wacana Sudah Ambyar! Rumah Subsidi 18 Meter Resmi Dibatalkan Setelah Dihujat Publik
Api akhirnya berhasil dilokalisir sekitar pukul 01.35 WIB, dan proses pendinginan mulai dilakukan pada pukul 02.02 WIB. Petugas kemudian menyatakan status kebakaran dalam kondisi aman dan padam total sekitar pukul 02.39 WIB.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun pihak Gulkarmat mengimbau seluruh penghuni rumah susun agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi korsleting listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran di permukiman padat penduduk. Pihak berwenang juga masih mendata kerugian serta dampak lanjutan dari kejadian ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










