Pemerintah Izinkan RS Asing Masuk RI, Warga Tak Perlu Lagi Terbang ke Luar Negeri untuk Berobat

AKURAT BANTEN - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dalam sektor kesehatan dengan membuka pintu bagi rumah sakit asing untuk beroperasi di Indonesia.
Kebijakan ini diambil untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan medis berkualitas tanpa harus bepergian ke luar negeri, yang selama ini menjadi pilihan banyak warga dengan kondisi kesehatan serius.
Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 60 Tahun Di Bantul Ditangkap Polisi
Menurut Prabowo, kehadiran rumah sakit luar negeri di Indonesia bertujuan agar warga bisa mendapatkan perawatan medis setara standar internasional, namun tanpa harus mengeluarkan biaya mahal untuk transportasi dan akomodasi ke luar negeri.
Apalagi, belakangan ini makin banyak warga Indonesia yang memilih berobat ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia karena dinilai punya fasilitas dan pelayanan lebih baik.
Baca Juga: Terungkap! Bayi Dijual ke Singapura, Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia Bermodus Adopsi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa rumah sakit asing ini nantinya tidak hanya menyasar kalangan atas saja, tetapi juga terbuka untuk kelas menengah dan bahkan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kita ingin semua lapisan masyarakat bisa merasakan layanan kesehatan yang berkualitas, tidak hanya orang kaya,” kata Budi Gunadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (16/7).
Baca Juga: SEPAKAT! Trump Resmikan Tarif Impor AS Sebesar 19 Persen untuk Indonesia
Pemerintah juga menekankan bahwa keberadaan rumah sakit asing ini bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tetapi juga menyangkut kontribusi ekonomi.
Menkes menyebut bahwa rumah sakit internasional ini akan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi tenaga kesehatan lokal, dari dokter hingga perawat dan tenaga medis pendukung lainnya.
Baca Juga: Dilecehkan di Pesawat Menuju Bandara Soetta, Tangisan Histeris Gadis Dibawah Umur Pecah
“Tenaga kesehatan lokal tetap akan dilibatkan secara aktif. Kita ingin mereka punya akses untuk berkembang di lingkungan kerja yang profesional, bahkan bertaraf global,” tambahnya.
Baca Juga: Ini Harapan Prabowo - Gibran KW Ketemu Wapres Gibran Saat Pantau Penyaluran BSU di Tangerang
Selain menyerap tenaga kerja, kehadiran rumah sakit asing juga diharapkan bisa menjadi ajang transfer ilmu dan teknologi medis. Pemerintah berharap dokter dan perawat Indonesia bisa belajar langsung dari sistem yang diterapkan oleh rumah sakit luar, sekaligus meningkatkan kualitas SDM di bidang kesehatan.
Kebijakan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius ingin memperbaiki sistem pelayanan kesehatan dalam negeri. Selama ini, banyak rumah sakit di Indonesia dinilai belum mampu bersaing dari sisi fasilitas maupun kualitas SDM, sehingga pasien lebih memilih berobat ke luar negeri.
Baca Juga: Resmi Dirilis! Ini Link Pengumuman OSN-K SMA Banten 2025, Siapa Saja yang Lolos?
Dengan masuknya rumah sakit asing, pemerintah berharap akan tercipta kompetisi yang sehat di sektor layanan kesehatan. Hal ini diharapkan bisa mendorong rumah sakit lokal untuk ikut meningkatkan kualitas pelayanan mereka, demi kenyamanan dan keselamatan pasien.
Langkah ini tentu saja akan terus diawasi dan diatur agar tidak merugikan rumah sakit dalam negeri. Namun di saat yang sama, pemerintah menegaskan bahwa yang menjadi prioritas utama tetaplah rakyat. Seperti yang dikatakan Menkes, “Tujuan utamanya adalah masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau, di mana pun mereka tinggal.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







