Orang Tua Resah, DPRD Banten Turun Tangan Atasi Kisruh Sekolah Rakyat

AKURAT BANTEN - Program Sekolah Rakyat di Kota Tangerang Selatan menuai sorotan setelah jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) molor hingga tiga kali, hal tersebut memicu gelombang keresahan kepada para orang tua siswa.
Sebagian bahkan mengancam memindahkan anak ke sekolah swasta jika proses belajar tak juga dimulai pekan ini.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPRD Banten, Ananda Trianh Salichan, langsung memanggil OPD terkait untuk mencari solusi cepat.
"Kita akan segera memanggil OPD terkait untuk melakukan rapat koordinasi kembali, membahas teknis pelaksanaan Sekolah Rakyat, sekaligus mencari solusi atas keluhan dari wali siswa," katanya.
Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Misi Prabowo di Balik Anggaran Fantastis Rp7 Triliun untuk Sekolah Rakyat
Ananda menilai persoalan tersebut harus segera dirampungkan agar bisa memberika solusi yang jelas.
"Persoalan ini harus segera kita jawab dengan solusi yang jelas," tegas Ananda, Minggu (10/8).
Ananda juga meminta kepada wali siswa agar bersabar dan tidak terburu-buru memindahkan anak ke sekolah swasta,
Ia memastikan, pihaknya akan mengawal percepatan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang di gagas Presiden Prabowo itu.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Siapkan Rp19 Miliar untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Dongkrak Produksi Padi
"Saya berharap wali siswa menahan upaya memindahkan anaknya ke sekolah swasta. Kami akan memastikan semua pihak terkait bekerja cepat menyelesaikan persoalan ini, sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang dan nyaman," ujarnya.
Ananda juga menegaskan, pendidikan adalah hak yang wajib dijamin negara, sehingga tidak boleh ada hambatan yang membuat anak kehilangan waktu belajar.
Oleh karena itu, ia meminta sekolah rakyat yang berada di Tangerang Selatan segera melakukan kegiatan belajar mengajar.
"KBM harus segera dimulai sebagaimana mestinya dan dengan kualitas yang baik," pungkasnya.
Baca Juga: Kemensos Siapkan Ribuan Laptop dan Seragam untuk Sisw
Sebelumnya, sejumlah calon siswa mengundurkan diri dari Sekolah Rakyat di Tangsel karena belum siap tinggal di asrama.
Sebagian wali siswa juga mengaku kecewa lantaran jadwal pembelajaran telah tiga kali ditunda tanpa penjelasan resmi.
Salah satu orang tua siswa, Netih mengancam, akan mendaftarkan putranya jika pada Jumat (15/8/25) para pelajar Sekolah Rakyat masih belum masuk dan mendapatkan pelajaran.
Sebab ia khawatir putranya tersebut akan tertinggal materi pelajaran apabila sekolah tak juga dimulai.
"Ini sudah dua Minggu nggak ada kejelasan, kalau seperti ini gimana nanti nasib sekolah anak saya. Mendingan pindah ke swasta," ungkapnya.
Terpisah, salah satu siswa, Zeka Dermawan (16), mengaku, kebingungan lantaran belum mendapat pembelajaran setelah dua pekan terakhir masuk di sekolah tersebut.
"Udah tiga kali pengunduran jadwal pembelajaran," cetus Zeka kepada wartawan, Minggu (10/8/25).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










