Banten

Usai Tuntaskan Misi di Tanah Palestina, Tim Medis EMT 4 BSMI Kembali ke Tanah Air Indonesia

Irsyad Mohammad | 24 Agustus 2025, 12:09 WIB
Usai Tuntaskan Misi di Tanah Palestina, Tim Medis EMT 4 BSMI Kembali ke Tanah Air Indonesia

AKURAT BANTEN - Setelah hampir tiga pekan menjalankan misi kemanusiaan, Tim Emergency Medical Team (EMT) 4 Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) akhirnya tiba kembali di Tanah Air.

Tim ini bertugas di Gaza sejak 7 hingga 24 Agustus 2025, membantu memberikan layanan medis kepada warga Palestina yang terdampak perang.

Tim EMT 4 terdiri dari tiga dokter spesialis, yakni dr. Muhammad Iqbal El Mubarak, Sp.B (dokter spesialis bedah), dr. Annisa Anjani Ramadan, Sp.DV (dokter spesialis dermatologi venereologi), serta dr. Bambang Surif Djamaluddin, Sp.A (dokter spesialis anak).

Baca Juga: Transformasi BP Haji Jadi Kementerian Haji, Dahnil Pastikan Seleksi Pegawai Tak Sekadar Formalitas

Ketiganya ditempatkan di sejumlah rumah sakit dan klinik di Gaza untuk memberikan pelayanan sesuai keahlian masing-masing.

Selama bertugas, mereka melayani pasien di RS Al Shifa, Gaza City, khususnya untuk penanganan kasus bedah darurat, instalasi gawat darurat, dan perawatan luka. Di RS Rantisi, Gaza City, mereka fokus pada layanan kesehatan anak.

Selain itu, mereka juga membantu di sebuah klinik di Gaza City untuk penanganan penyakit kulit dan infeksi, serta di RS Al Nasser, Khan Younis, yang melayani penanganan medis lanjutan di wilayah selatan Gaza.

Baca Juga: AHY Tegaskan Prioritas Konektivitas Transportasi, Bukan Gerbong Khusus Perokok

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) BSMI, M Djazuli Ambari, menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para relawan medis yang telah menuntaskan tugas di Gaza.

Dia menegaskan kepulangan tim EMT 4 ini menjadi bukti nyata komitmen BSMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan lintas batas.

Sebab, misi tersebut kata dia, sedikit membantu meringankan beban warga Gaza, tetapi juga meneguhkan solidaritas bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.

Baca Juga: Dari Badan ke Kementerian, BP Haji Siap Jalani Transformasi Besar Demi Layanan Jamaah

"Kami bersyukur tim EMT 4 BSMI dapat kembali dengan selamat setelah memberikan layanan medis di tengah situasi yang sangat sulit di Gaza. Kehadiran mereka membawa harapan dan membantu meringankan beban warga yang terdampak konflik," ungkap Djazuli.

Ia menegaskan bahwa misi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BSMI dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Hingga saat ini, BSMI telah mengirimkan 16 dokter spesialis dalam misi EMT ke Gaza.

"BSMI tidak akan berhenti mendukung rakyat Palestina. Kami sedang menyiapkan langkah lanjutan untuk mengirimkan bantuan medis, peralatan, serta tim berikutnya demi memastikan keberlanjutan pelayanan kesehatan di Gaza," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim EMT 4, dr. Muhammad Iqbal El Mubarak, Sp.B, menggambarkan kondisi kesehatan di Gaza masih sangat memprihatinkan.

Ia menjelaskan bahwa banyak pasien menderita luka berat akibat serangan, sementara kasus penyakit kulit dan gangguan kesehatan anak terus meningkat karena kondisi lingkungan yang buruk.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Tangerang Pastikan Tidak Ada Pembahasan Kenaikan PBB-P2

"Banyak pasien dengan luka berat akibat serangan, serta kasus penyakit kulit dan gangguan kesehatan anak yang meningkat karena kondisi lingkungan yang buruk. Selain itu, kami menemukan banyak pasien, khususnya anak-anak, mengalami malnutrisi akibat keterbatasan pangan dan sulitnya akses bantuan gizi. Kondisi ini memperlambat proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.