Suara Buruh hingga Tokoh Agama Menggema di Istana, Prabowo Janjikan Aksi Nyata

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat di Istana Negara, Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung hingga malam itu mempertemukan pimpinan serikat buruh, tokoh agama, pemimpin ormas, hingga perwakilan partai politik.
Masing-masing pihak diberi kesempatan untuk menyuarakan aspirasi, kritik, maupun tuntutan langsung kepada Presiden.
Isu-isu yang mencuat cukup beragam, mulai dari sikap pejabat yang dinilai arogan, perilaku pamer gaya hidup di kalangan elite, hingga kebijakan yang dinilai membebani rakyat.
Selain itu, beberapa rancangan undang-undang yang tertunda pembahasannya juga kembali ditegaskan oleh perwakilan kelompok masyarakat.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan buruh menunggu langkah cepat pemerintah bersama DPR untuk menuntaskan pembahasan dua RUU penting.
“Beliau (Presiden) berjanji RUU Perampasan Aset segera dibahas, begitu juga RUU Ketenagakerjaan. Presiden langsung meminta Ketua DPR untuk memproses dan menyepakati dengan partai-partai,” ujar Andi Gani.
Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyoroti pentingnya ruang demonstrasi tetap terbuka bagi masyarakat kecil.
Baca Juga: Keluarga Affan Kurniawan Akhirnya Dapat Rumah yang Layak dari Pemerintah, Berlokasi di...
“Unjuk rasa itu satu-satunya jalan bagi kelompok buruh, petani, nelayan, mahasiswa, dan rakyat kecil ketika saluran formal lambat atau bahkan menutup telinga. Tapi tentu harus konstitusional dan tanpa kekerasan. Pada poin itu, Bapak Presiden setuju,” ungkap Said.
Dari kalangan pemuka agama, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty, menilai forum dialog tersebut berlangsung jujur dan terbuka.
“Kami bicara pajak yang membebani rakyat, kami bicara soal korupsi, juga soal gaya hidup mewah pejabat. Bahkan isu kenaikan tunjangan DPR sempat dibahas langsung karena ada Ibu Ketua DPR hadir di situ. Presiden menanggapi dengan cukup serius,” kata Jacky.
Suasana forum digambarkan cair, tetapi tetap kritis.
Para tokoh bergantian menyampaikan pandangan, sementara Presiden mendengarkan dengan seksama.
Beberapa peserta menyebutkan, sikap mendengar yang ditunjukkan Prabowo menjadi hal positif di awal masa pemerintahannya.
Meski begitu, janji tindak lanjut menjadi penentu apakah dialog semacam ini hanya sekadar seremonial atau benar-benar menghasilkan kebijakan nyata.
Prabowo sendiri menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan menutup ruang aspirasi, termasuk bagi suara kritis sekalipun.
Di penghujung acara, seluruh tokoh lintas agama memimpin doa bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan agar Indonesia tetap solid di tengah dinamika politik dan sosial.
Dialog yang berlangsung hampir lima jam itu dianggap sebagai langkah awal komunikasi politik yang lebih terbuka antara pemerintah dengan rakyat.
Kini publik menunggu, sejauh mana komitmen Presiden untuk menepati janji yang baru saja diucapkan di hadapan para wakil kelompok masyarakat tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







