PC GP Ansor Dimintai Keterangan Kejari Tangsel Soal Laporan Saham Pemkot di Bank BJB

AKURAT BANTEN - Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memberikan keterangan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, terkait laporan dugaan kerugian negara atas penyertaan modal daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Sekretaris PC GP Ansor Tangsel, Amizarisma, mengatakan pihaknya dipanggil oleh bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tangsel, pada Selasa (9/9/2025), untuk memberikan klarifikasi terkait laporan pengaduan (Lapdu) yang mereka layangkan beberapa waktu lalu.
“Hari ini kita dipanggil sama Pidsus Kejari Kota Tangsel terkait Lapdu kita beberapa minggu lalu. Alhamdulillah ada atensi yang luar biasa dari pihak Kejari Tangsel terkait laporan yang kita sampaikan. Kita apresiasi Kajari sudah mau menindaklanjuti,” ujar Amizarisma, Ketua LBH PC GP Ansor Tangsel.
Baca Juga: Uji Klinis di Tiongkok Hasilkan Harapan Baru bagi Pasien Tumor Otak
Suhendar, menambahkan pihaknya diminta memaparkan konstruksi hukum terkait dugaan peristiwa yang dilaporkan. Ia mengaku telah menjelaskan proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan penyertaan modal Pemkot Tangsel ke Bank BJB.
“Tadi pendalaman terkait konstruksi hukumnya bagaimana dugaan-dugaan peristiwa hukum itu terjadi. Kita jelaskan dari mulai sisi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Lalu diskusi soal norma-norma yang dilanggar. Tadi juga ada permintaan satu bukti pembanding yang akan kami susulkan ke depan,” terang Suhendar.
Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Terbuka atau Bank BJB.
Baca Juga: China Catat Lonjakan 5.000 Perusahaan AI dalam Lima Tahun Terakhir
Dimana pada Pasal 2 Perda tersebut, Pemkot Tangsel menggelontorkan anggaran sebesar 10 miliar ke Bank BJB pada 2022, yang direalisasikan kedalam bentuk saham Seri B sebanyak 7.380.073 lembar.
Anehnya, berdasarkan data informasi yang didapat, Pemkot Tangsel hanya mendapat saham Seri B. Lebih dari itu, jumlahnya pun hanya sebanyak 7.380.073 lembar, yang jika dikonfersi hanya sebesar Rp.1.854.018.250.
Hingga informasi ini disampaikan, Redaksi masih menggali informasi lebih jauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










