Trump Beri Jaminan ke Qatar Usai Serangan Israel yang Tewaskan Putra Negosiator Hamas dan 5 Orang Lainnya: 'Tak Akan Pernah Terjadi Lagi'

AKURAT BANTEN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berupaya meredakan ketegangan dengan memberikan jaminan kepada Qatar bahwa insiden serangan Israel baru-baru ini tidak akan terulang.
Pernyataan ini muncul setelah Trump berbicara langsung dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.
"Hal seperti itu tidak akan terjadi lagi di tanah mereka," tegas Trump, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/9). Ia menambahkan bahwa dirinya menyesalkan insiden tersebut dan merasa kecewa dengan tindakan yang dilakukan Israel di wilayah Qatar.
Baca Juga: KPK Ungkap Ada Dugaan Dana BJB 'Mampir' Ke Kantor Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Trump menegaskan bahwa dirinya tidak mendukung langkah sepihak Israel. Menurutnya, situasi tersebut menciptakan ketegangan baru di kawasan dan berpotensi merusak proses diplomasi yang tengah diupayakan oleh berbagai pihak.
"Saya tidak senang dengan itu. Situasinya tidak bagus. Tapi saya akan katakan ini, kami ingin para sandera kembali, dan kami tidak senang dengan apa yang terjadi hari ini," ujarnya.
Sikap Trump ini sekaligus membantah laporan media Israel Channel 12 yang sebelumnya menyebut bahwa serangan tersebut mendapat restu dari dirinya. Ia menegaskan bahwa tindakan Israel dilakukan tanpa persetujuan Washington. "Serangan itu sepihak," kata Trump menegaskan.
Meski begitu, Trump mengakui telah meminta Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, untuk memperingatkan Qatar soal kemungkinan adanya serangan Israel. Namun, peringatan itu terlambat karena operasi militer sudah terlanjur dijalankan.
Pernyataan Trump dianggap sebagai sinyal penting bagi Qatar, yang selama ini memainkan peran sentral sebagai mediator dalam konflik Timur Tengah.
Hubungan antara Qatar dan AS memang cukup erat, terutama karena Doha kerap menjadi tuan rumah perundingan penting, termasuk terkait krisis Palestina.
Baca Juga: Heboh! Usai Dipecat, Budi Arie Ketauan Unfollow Akun Instagram Prabowo, Kenapa?
Sejumlah pengamat menilai langkah Trump kali ini lebih diplomatis dibandingkan sikapnya yang kerap kontroversial. Dengan memberikan jaminan langsung kepada Qatar, ia ingin menunjukkan bahwa AS masih memiliki kendali atas dinamika keamanan kawasan, meskipun sekutu dekatnya, Israel, bertindak di luar koordinasi.
Baca Juga: 2 Meninggal Dunia karena Bali Banjir 10 September, Ratusan Lainnya Rela Lakukan Ini Demi Hidup
Namun, janji Trump tentu masih menimbulkan tanda tanya besar. Apakah Israel akan benar-benar menahan diri di masa mendatang, atau justru kembali melakukan serangan sepihak yang berisiko memicu konflik lebih luas?
Serangan Israel di Doha Tewaskan Putra Negosiator Hamas dan Aparat Keamanan Qatar
Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah serangan udara Israel menghantam markas Hamas di Doha, Qatar, pada Rabu (10/9). Hamas menyebut sedikitnya enam orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk putra dari salah satu tokoh penting mereka, Khalil Al-Hayya.
Korban yang dimaksud adalah Humam Al-Hayya, anak dari Khalil Al-Hayya yang selama ini dikenal sebagai negosiator senior Hamas. Selain itu, satu ajudan dan tiga pengawal pribadi juga dilaporkan tewas. Tragisnya, seorang anggota pasukan keamanan Qatar turut menjadi korban dalam serangan itu.
Baca Juga: 2 Meninggal Dunia karena Bali Banjir 10 September, Ratusan Lainnya Rela Lakukan Ini Demi Hidup
Meski menjadi target utama, Khalil Al-Hayya sendiri berhasil selamat dari serangan tersebut. Hamas menyebut kegagalan Israel membunuh Al-Hayya sebagai bukti bahwa "musuh tidak berhasil melemahkan delegasi negosiasi."
Kini, sorotan internasional mengarah ke Qatar. Dunia menunggu bagaimana respons Doha terhadap serangan yang tidak hanya merenggut nyawa warga Palestina, tetapi juga aparat keamanannya sendiri.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









