Tragedi Pandeglang: Dugaan Judi Online di Balik Aksi Sadis Suami Habisi Keluarga

AKURAT BANTEN - Warga Kampung Sindangresmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, digemparkan oleh peristiwa tragis pada Kamis (11/9/2025) dini hari.
Seorang pria berinisial Ib (24) diduga membunuh istrinya IS (24) serta anaknya yang baru berusia 10 bulan di rumah mereka sekitar pukul 03.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa mengenaskan itu terjadi di rumah saudaranya yang ditinggali oleh korban dan terduga pelaku.
Baca Juga: Terungkap! Tirai Istana Tersibak, Benarkah Kabinet Prabowo Bersihkan Orang Jokowi?
Diduga, pelaku tega menghabisi nyawa anak, istri dan dirinya karena berkaitan dengan hutang yang dimilikinya kepada perusahaan ekspedisi tempat dia bekerja.
Hal tersebut diungkapkan seorang rekan kerja terduga yang enggan disebutkan namanya.
Ia mengungkapkan, terduga memiliki hutang sebanyak Rp11 juta kepada perusahaan tempatnya bekerja.
Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Sidak Kantin Sekolah, Uji Sampel Jajanan Anak dengan Tes Kit
Uang tersebut disebut-sebut habis oleh terduga untuk permainan judi online.
"Katanya yang saya denger itu dipake main slot, 11 juta," ujarnya dalam pesan singkat kepada wartawan.
Terpisah, Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Robert Sangkala, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif pembunuhan tersebut.
Baca Juga: Rumah Roboh di Pondok Cabe Ilir, 84 Jiwa Terdampak
"Masih akan didalami. Karena menurut keluarga dan warga, tidak ada cekcok antara suami maupun istri," ucapnya.
Tak hanya istri dan anaknya yang tewas, Ib juga dikabarkan telah meninggal dunia setelah diduga melakukan aksi bunuh diri.
Padahal sebelumnya, Ib sempat dilarikan ke RS Aula Menes guna mendapatkanpertolongan pertama dan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka sayatan di leher dan tangan yang diduga dilakukan menggunakan parang yang ditemukan polisi dilokasi kejadian.
Jenazah IS dan anaknya telah dimakamkan pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB. Sementara itu Akurat Banten belum mendapatkan informasi mengenai pemakaman terduga pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







